Peserta HUT ke-73 RI Dibatasi

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Kamis, 16 Agustus 2018 - 11:50:35 WIB   |  dibaca: 71 kali
Peserta HUT ke-73 RI Dibatasi

TINJAU KESIAPAN : Sekda Pemkab Serang Tb Entus Mahmud Sahiri memberi arahan kepada pserta Paskibraka Kabupaten Serang, Rabu (15/8).

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang membatasi undangan yang menjadi peserta upacara hari ulang tahun (HUT) ke-73 RI tingkat Kabupaten Serang, yang akan digelar di Alun-alun Kramatwatu. Pembatasan undangan dilakukan agar tidak ada lagi peserta upacara terutama aparatur sipil negara (ASN) yang nongkrong di warung sambil ngopi dan merokok saat upacara berlangsung.


Sekda Pemkab Serang Tb Entus Mahmud Sahiri mengatakan, lapangan Alun-alun Kramatwatu yang kurang luas tidak mampu menampung peserta upacara dalam jumlah banyak, sehingga banyak ASN yang nongkrong di warung. “Untuk tahun ini peserta upacaranya kita batasi. Supaya yang hadir bisa mengikuti upacara dengan baik,” kata Sekda, saat meninjau kesiapan petugas upacara, Rabu (15/8).


Ia mengungkapkan, peserta yang diundang untuk mengikuti upacara HUT RI masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) sebanyak 10 orang. “Kita batasi supaya semua yang hadir bisa masuk ke lapangan, tidak ada lagi yang nongkrong di warung dengan alasan lapangan tidak muat. Upacara tahun ini harus benar-benar khidmat. Untuk ASN yang lain bisa mengikuti upacara di tempatnya masing-masing,” ujarnya.


Mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang itu memastikan, persiapan upacara HUT RI ke 73 tingkat Kabupaten Serang sudah siap digelar. “Baik petugas maupun sarana dan prasarana sudah siap semua. Saya berharap semua petugas upacara dapat menajaga kesehatan dan staminanya agar pada hari pelaksanaan bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” tuturnya.


Sementara itu, Pelatih Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Serang Kapten Inf Sapta Wistarajaya mengungkapkan, peserta paskibraka dan peserta paduan suara (padus) serta korps musik (Korsik) telah menjalani gladi bersih pertama. “Setelah digelar gladi bersih pertama, kesiapan petugas sudah 80 persen,” ujar pria yang mengaku sudah menjadi pelatih paskibraka 11 tahun itu. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook