49 Kebakaran, Rp3,9 Miliar Ludes

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 16 Agustus 2018 - 12:00:43 WIB   |  dibaca: 459 kali
49 Kebakaran, Rp3,9 Miliar Ludes

SIGAP : Petugas memadamkan api yang membakar gudang PT Pundi Indowood Industry di Jawilan, kemarin malam.

CILEGON- Warga Kota Cilegon diminta untuk waspada terhadap kebakaran yang berpotensi terjadi saat musim kemarau. Apalagi dalam kurun waktu Januari sampai Agustus 2018 terjadi 49 kali peristiwa kebakaran. Total kerugian akibat kebakaran di Kota Cilegon tahun ini mencapai Rp3,9 miliar.


Kebakaran di Kota Cilegon didominasi kebakaran lahan kosong, namun ada beberapa kebakaran di pemukiman serta industri. Untungnya tidak ada korban jiwa atau korban luka.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon Nikmatullah mengatakan, tahun lalu jumlah kebakaran sebanyak 83 kejadian. “Ini menjadi perhatian kita, makanya kita dalam beberapa kesempatan selalu melakukan sosialisasi terkait bahaya kebakaran dan pencegahannya,” ujarnya.


Saat ini penanganan kebakaran sudah dilakukan sesuai standar operasional prosedur. Setiap kali kebakaran, pihaknya bisa menuju lokasi kebakaran kurang dari 15 menit. “Sehingga, bisa meminimalisasi jatuhnya korban. Saat ini, wilayah yang paling sulit dijangkau pemadam adalah wilayah Ciwandan, karena jaraknya jauh, tapi tahun ini kami akan ada Pos Damkar di Ciwandan,” jelasnya.


Pos Damkar Ciwandan sudah dianggarkan dalam APBD Perubahan 2018. Anggarannya Rp50 juta untuk sewa bangunan. “Kalau ada Pos Damkar Ciwandan, tentu untuk menjangkau wilayah di terluar Cilegon semakin dekat,” jelasnya.


Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman DPKP Kota Cilegon Ivan Zainudin mengatakan, kebakaran dengan kerugian terbesar terjadi pada kebakaran tangki bahan bakar minyak (BBM) di Tol Tangerang -Merak beberapa bulan lalu.

Kerugiannya mencapai Rp 1 miliar lebih karena mobil tangki dan BBM yang diangkut terbakar. “Kemudian kerugian kebakaran yang cukup besar juga terjadi pada Juli lalu saat kebakaran di Jalan Paus, Kelurahan Masigit, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang yang nilai kerugiannya mencapai Rp 400 juta karena enam rumah ludes jadi arang,” katanya.


Sementara itu, kebakaran menghanguskan sebuah gudang dan gedung produksi pabrik triplek di PT Pundi Indowood Industry di Kawasan Industri Buditexindo, Desa Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Selasa (15/8) malam. Penyebab kebakaran masih diselidiki namun api diduga berasal dari korsleting listrik mesin drayer press.


Kapolsek Jawilan AKP Nono Hartono membenarkan insiden yangterjadi pukul 23.00 WIB itu. Dari keterangan yang diperoleh saksi mata, kobaran api pertama kali muncul dari dalam gedung bagian produksi.  "Karena di dalam gedung produksi tersebut terdapat bahan baku triplek, kobaran api dengan cepat melalap seluruh gedung. Bahkan karyawan pun tidak berani untuk memadamkannya," katanya.


Menurut Nono, saat kebakaran terjadi karyawan dan anggota kepolisian hanya bisa melakukan evakuasi dan pengamanan materil sambil menunggu armada pemadam kebakaran tiba. Sebab api yang menghanguskan ruang produksi itu cukup membahayakan."Api berhasil dipadamkan oleh empat unit kendaraan dari Kawasan Industri Modern Cikande dan Pemkab Serang," ujarnya. (gillang/darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook