Purnawirwan Budiono Logistik Telat Terpaksa Makan Ular

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 16 Agustus 2018 - 12:06:14 WIB   |  dibaca: 435 kali
Purnawirwan Budiono Logistik Telat Terpaksa Makan Ular

SERANG – Perjuangan veteran pembela mungkin tidak seheroik veteran pejuang yang harus berperang menggunakan bambu runcing. Namun beberapa veteran pembela yang mendapat tugas di wilayah-wilayah perbatasan, seperti di Irian Barat dan Timor Timur tidak dapat melupakan peperangan yang pernah dialaminya.


Salah satu veteran pembela yang pernah mendapat tugas di Irian Barat dan Timor Timur yaitu Purnawirwan Budiono. Purnawirawan Budiono sendiri saat ini mengisi hari tuanya dengan menjadi pengurus Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Serang.


Budiono menceritakan, dalam rentang waktu tahun 1976 sampai dengan tahun 1984 pernah mendapat tugas mengamankan wilayah nusantara, yaitu sewaktu Integritas Timor Timur dan bertugas di perbatasan Irian Barat. “Kita berhadapan di front pertempuran sudah biasa, kontak tembak pernah kami alami,” kata Budiono, saat ditemui di lingkungan Pemkab Serang, Rabu (15/8).


Ia menuturkan, semasa tahun 1970 an persenjataan sudah terbilang lengkap, termasuk seragam dan juga peralatan lainnya, sehingga dapat dengan mudah melawan musuh. “Walaupun tahun 70 an yang namanya perang tetap sama. Seperti sewaktu tugas di Irian Barat, medannya di sana sangat sulit, sering kita terlambat mendapat kiriman logistik,” ungkapnya.


Saat pengirim logistik terlambat, Budiono bersama teman-temannya dituntut untuk bisa survive tanpa logistik di tengah hutan belantara, dengan cara memakan apa saja yang ditemukan. “Sering karena logitik telat kita makan ular, daun dan apa saja yang ditemukan dihutan. Selama peperangan desingan suara peluru seperti nempel di telinga,” tuturnya. (tanjung)  

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook