Ribuan Warga Terancam Kehilangan Hak Pilih

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Selasa, 21 Agustus 2018 - 12:03:40 WIB   |  dibaca: 66 kali
Ribuan Warga Terancam Kehilangan Hak Pilih

ANTRE : Sejumlah warga memadati loket administrasi kependudukan untuk mengurus dokumen di Kantor Disdukcapil Pandeglang, Senin (20/8).

PANDEGLANG - Ribuan warga Kabupaten Pandeglang terancam tidak dapat menyalurkan hak suaranya di Pemilu 2019 mendatang. Pasalnya, hingga saat ini warga tersebut belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).


Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pandeglang, Tubagus Saprudin membenarkan, berdasarkan hasil rapat dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang diketahui ada ribuan warga yang belum punya KTP-el. "Dari data yang kami terima pada saat pleno dengan KPU ada sekitar 10.556 orang yang belum punya KTP-el," ungkap Saprudin, ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/8).


Menurutnya, data yang diterima dari KPU sudah pihaknya samakan dengan data yang dimiliki Disdukcapil. Namun meski begitu, kata dia, warga yang belum memiliki KTP-el bisa memberikan hak pilihnya di Pemilu 2019 karena akan diberikan surat keterangan (suket) jika sudah melakukan perekaman. "Sudah kita samakan. Hasil koordinasi kami dengan KPU, warga belum punya KTP-el pada saat pencoblosan akan dikasih suket dengan syarat sudah melakukan perekaman di kecamatannya masing-masing," ujarnya.


Untuk memberitahukan kepada warga agar segera mengurus KTP-el, kata Saprudin, jajarannya sudah melakukan sistem jemput bola menggunakan kendaraan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk). "Kita akan selalu berusaha turun ke setiap desa dan kecamatan mengajak warga untuk punya legalitas (KTP-el). Apalagi sekarang kita sudah punya kendaraan adminduk dan program pelayanan adminduk selesai 1 jam setelah persyaratannya dinyatakan lengkap," ungkapnya.


Sementara itu, Ketua KPU Pandeglang, Ahmad Sujai mengakui masih ada ribuan warga Pandeglang yang belum punya KTP-el. Namun Sujai berdalih warga tersebut bisa memberikan hak pilihnya di Pemilu 2019. "Iya masih ada. Tapi saat proses pemilihan nanti akan dimasukan dalam daftar pemilih khusus dan dia hanya bisa memilih di TPS (tempat pemungutan suara) sesuai alamat yang tercantum dalam KTP," ujarnya.


Dijelaskannya, warga yang belum punya KTP-el masih bisa memberikan hak pilihnya karena saat ini KPU dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) baru menetapkan warga Pandeglang sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan belum ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). "Jadi begini pleno DPT kan belum, kita baru memplenokan kaitan dengan DPS. Kita juga sudah menginformasikan ke Disdukcapil dan semua PPS (panitia pemungutan suara) agar semua pemilih untuk mengurus KTP-el," jelasnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook