Kinerja Konsultan Pengawas Diragukan

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 24 Agustus 2018 - 13:46:00 WIB   |  dibaca: 122 kali
Kinerja Konsultan Pengawas Diragukan

TEMUKAN KERETAKAN : Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban melihat keretakan betonisasi Jalan Kampung Wates Carang Pulang, Kamis (23/8).

PANDEGLANG - Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban mempertanyakan kinerja konsultan pengawas. Kekesalan Tanto diutarakan usai melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan Jalan Kampung Wates Carang Pulang, Kecamatan Pandeglang, Kamis (23/8) siang. Sebab, proyek jalan yang baru selesai dibangun itu sudah mengalami keretakan di sejumlah titik.


Tanto menilai kinerja konsultan belum berjalan optimal karena hasil monev yang sering dilakukan, banyak proyek pembangunan yang kurang maksimal akibat kurangnya pengawasan. Persoalan yang ditemukan itu seolah berulang setiap tahunnya. Dalam beberapa kali peninjauannya kualitas jalan yang dibangun belum bisa memenuhi harapan. "Bisa kita nilai. Tadi ada tidak konsultannya? Kalau saya secara pribadi tidak percaya dengan mereka. Tapi ini adalah sistem. Jadi memang problemnya program pembangunan di kita masalahnya itu-itu saja.

Yang jadi masalah hasil temuan tidak ditindaklanjuti oleh pihak ketiga. Dibiarkan juga oleh OPD dan pengawas lapangan," tegasnya.Namun demikian, Tanto meminta pihak pengusaha untuk menyelesaikan permasalahan yang ditemukan. Sebab, catatan dari temuan tersebut harus diselesaikan sebelum serah terima. Jika tidak diperbaiki, pemerintah daerah tidak akan menyetujui hasil pekerjaan yang sudah dilaksanakan pihak pengusaha. "Memang pembangunan itu masih ada minor, namun bisa ditoleransi. Yang penting sebelum berita acara serah terima harus diperbaiki dulu," pesannya.


Politisi Partai Golkar tersebut juga menekankan, supaya OPD pengelola infrastruktur perlu lebih rajin memantau setiap proses tahapan pembangunan. Selain sebagai langkah memastikan kualitas, hal itu juga untuk menghindari berurusan dengan Aparat Penegak Hukum. "Kita harus betul-betul memantau. Tugaskan Kabid-kabid turun ke lapangan. Kita harus betul-betul memantau dan mengatasinya. Kita paham proyek kita banyak sistem pengawasan kita terbatas. Jadi kalaupun ada temuan segera diselesaikan daripada nanti akan berurusan dengan hukum," jelas Tanto.


Kasi Kawasan Pemukiman dan Prasarana Umum DPKPP Pandeglang, Jamaludin mengklaim pengawasan yang dilakukan dinasnya sudah maksimal, meski banyak catatan yang harus dibenahi dari proyek tersebut. "Kalau dari pengawasan saya anggap sudah lumayan bagus," klaimnya. Namun demikian, dia berjanji akan segera meneruskan temuan tersebut ke pihak pelaksana agar segera diperbaiki. "Kami akan sambungkan ke pelaksana, karena itu belum ada pembayaran. Kami berjanji jika tidak diselesaikan, maka kami tidak akan melakukan PHO. Yang tadi kekurangannya hanya diagregat saja," kata Jamal.


Pelaksana Lapangan Proyek Peningkatan Jalan Kampung Wates Carang Pulang, Jazzi menduga keretakan yang menjadi temuan itu diakibatkan cuaca panas. Padahal, proses pengerjaan diklaimnya sudah sesuai perencanaan. "Alhamdulillah kami dari CV Ahdiat Mandiri sukses sudah menyelesaikan pekerjaan. Saat ini sedang menunggu hasil uji lab, ketebalan, dan hasil mutu. Tadi memang ada catatan, tapi akan segera kami tindaklanjuti dengan cara groating," janjinya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook