Harga Beras Merangkak Naik

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Senin, 27 Agustus 2018 - 13:56:28 WIB   |  dibaca: 228 kali
Harga Beras Merangkak Naik

HARGA BERAS NAIK : Beras milik salah satu pedagang di Pasar Rangkasbitung mengalami kenaikan harga, Minggu (26/8). Sebelumnya, sejumlah harga kebutuhan pokok juga mengalami kenaikan.

RANGKASBITUNG - Tiga jenis beras yang diperjualbelikan di Pasar Rangkasbitung ternyata mengalami kenaikan cukup tinggi. Sebelumnya, berbagai harga kebutuhan pokok seperti daging sapi dan kerbau serta bumbu-bumbuan juga mengalami kenaikan.


Berdasarkan pantauan Banten Raya, Minggu (26/8), tiga jenis beras tersebut yaitu beras IR KW 1 yang sebelumnya seharga Rp 9.929 perkilogram, kini naik menjadi Rp 10.071 perkilogram, IR KW II sebelumnya Rp 9.307 perkilogram menjadi Rp 9.407 perkilogram, IR KW III sebelumnya Rp 5.757 perkilogram kini menjadi Rp 5.857 perkilogram.


Sulaeman, salah seorang pedagang beras di Pasar Rangkasbitung membenarkan bila tiga jenis beras yang diperjualbelikan ditokonya mengalami kenaikan harga, karena dari distributor yang memasok ke tokonya sudah lebih dulu menaikan harga. "Karena pihak distributor telah menaikan harga, maka saya sebagai pedagang eceran di pasar juga harus turut menaikan harganya agar bisa mendapatkan keuntungan," kata Sulaeman kepada Banten Raya, kemarin.


Sunarsih, Pengunjung Pasar Rangkasbitung mengaku sangat mengeluhkan dengan kondisi keberadaan beras yang selalu mengalami kenaikan harga. Bahkan, dirinya mengaku berat mengeluarkan biaya untuk berbelanja mengingat berbagai kebutuhan lainnya di Pasar Rangkasbitung harganya masih tinggi. "Saya harap ada intervensi dari pemerintah agar harga kebutuhan sehari-hari yang mengalami kenaikan harga bisa normal kembali," harap Sunarsih.


Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak Dedi Rahmat mengatakan, terkait kenaikan harga beras dan kebutuhan lainnya yang diperjualbelikan di Pasar Rangkasbitung tentunya tidak bisa diinterpensi pemerintah, terkecuali ada program operasi pasar, baru pemerintah bisa menyediakan beras dan kebutuhan lainnya dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan harga di Pasar Rangkasbitung. "Operasi pasarpun biasanya hanya dilakukan pada saat menjelang lebaran Idul Fitri. Sedangkan dihari-hari biasa selain menjelang Idul Fitri, jarang dilakukan operasi pasar," katanya. (hudaya)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook