Kader Posyandu Dituntut Responsif

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 28 Agustus 2018 - 12:43:57 WIB   |  dibaca: 863 kali
Kader Posyandu Dituntut Responsif

PERTEMUAN POKJA : Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi (tengah) dalam acara Pertemuan Pokja Kader Posyandu, Senin (27/8).

Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi ujung tombak pelayanan  kesehatan di lingkungan masing-masing. Untuk itu, para kader dituntut responsif terhadap berbagai pelayan kesehatan warga, sehingga berbagai persoalan kesehatan terutama ibu dan anak-anak terus terpantau.


Pelaksana tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, persoalan kesehatan ibu dan akan tentu berkaitan dengan kualitas Sumber Daya Manusia yang ada di suatu daerah. Sebab, dengan sehat dan pola makan yang baik maka akan berkualitas. Dalam hal tersebut peran kader, khususnya kader posyandu sangat penting untuk terus meningkatkan kualitas kehidupan warga.

"Harus terus melakukan sosialsisasi kepada warga terkait pola hidup sehat, termasuk juga masalah tanaman obat, sehingga warga bisa sadar dan menggunakan berbagai hal dengan cara yang alami," katanya kepada Banten Raya saat memberikan sambutan dalam Pertemuan Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu Kota Cilegon di Aula Sekretariat Daerah II Kota Cilegon, Senin (27/8).


Edi menjelaskan, berbagai peran kader posyandu tentu saja berkaitan dengan siklus kehidupan, seperti balita, dewasa dan lansia. Dengan responsifitas yang baik dan cepat maka berbagai hal bisa diantisipasi. "Kalau bisa dilakukan pencegahan dengan pola hidup sehat dan berkualitas. Namun kader juga harus cepat dalam mendudkung proses pelayanan kesehatan," jelasnya.


Edi menambahkan, untuk bisa meningkatkan kinerja kader posyandu Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon akan menaikan honor kader. Hal tersbut sudah diajukan dan tertuang dalam anggaran 2019. "Kalau sudah naik honornya maka knerjanya harus ditingkatkan. Jangan sampai malas dan tidak menghiraukan kondisi masyarakat, khususnya ibu hamil dan balita," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon Heny Anita Susila mengungkapkan, dalam Pokjanal tersebut berbagai hal termasuk program dilakukan pembahasan, sehingga kinerja kader bisa lebih meningkat dan baik. "Ini bagian dari revitalisasi peran kader posyandu, sehingga dalam membantu pelayanan kesehatan bisa lebih baik lagi," ungkapnya.


Heny mengatakan, akan terus melakukan evaluasi kepada setiap kader yang tidak aktif, sehingga peran kader tidak lagi dipertanyakan oleh masyarakat. "Kami berharap aktif dan jika tidak karena ada honor maka akan dilakukan evaluasi terus," katanya. (uri)   

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook