Rampok Modus Gembos Intai dari Bank

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Kamis, 30 Agustus 2018 - 12:28:33 WIB   |  dibaca: 608 kali
Rampok Modus Gembos Intai dari Bank

LAPOR POLISI : Mobil Toyota Kijang B 1099 PGZ yang ditunggangi Feru Zabadi dan Gatot Ramadhoni sebagai korban perampokan dengan modus gembos ban terpakir di Mapolsek Cibeber, Rabu (29/8).

CILEGON - Aksi perampok dengan modus gembos ban mobil menimpa Feru Zabadi bersama Gatot Ramadhoni, warga Tangerang Selatan (Tangsel) yang merupakan karyawan PT Maju Maritim Indonesia. Aksi perampokan gembos ban tersebut membuat uang milik perusahaan senilai Rp 87 juta raib.Berdasarkan informasi yang dihimpun Banten Raya, Rabu (29/8), Feru bersama Gatot mengambil uang Rp 100 juta di Bank Mandiri Cilegon City Square, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.

Sekitar pukul 11.30 WIB, dua orang tersebut keluar bank dengan mengendarai kendaraan Toyota Kijang dengan nomor polisi (nopol) B 1099 PGZ tanpa pengawalan polisi. Rencananya, kedua karyawan perusahaan tersebut hendak belanja material kebutuhan perusahaan di Cilegon.

Sial, baru sekitar 10 menit keluar dari bank, tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Cibeber, Kota Cilegon atau seberang Green Megablok, kendaraan yang ditumpangi dua orang tersebut kempes pada ban belakang bagian kiri.

Sehingga, kendaraan harus menepi dan melakukan ganti ban. Saat dua orang tersebut mengecek kondisi ban dan hendak mengambil dongkrak di dalam mobil, koper uang yang berada di dalam mobil tepatnya di bangku paling depan sudah tidak ada lagi. Uang puluhan juta milik perusahaan berhasil dibawa kabur perampok dengan membuka pintu mobil sebelah kanan depan yang kebetulan tidak dikunci.


Feru dan Gatot mengetahui koper yang berisi uang Rp 87 juta tersebut raib setelah selesai mengganti ban. Sementara, uang sisanya sekitar Rp 13 juta ditempatkan di tempat terpisah.
"Saat kita masuk ke mobil tiba-tiba koper di dalam mobil sudah tidak ada, dan saya langsung shock, Kejadiannya sangat cepat," kata Feru ditemui Banten Raya di Mapolsek Cibeber, kemarin.

Akibat kejadian tersebut, Feru melapor ke Polsek Cibeber. Padahal, uang tersebut milik perusahaan yang akan digunakan untuk belanja barang keperluan perusahaan. "Kami juga langsung lapor ke pimpinan di kantor," jelasnya.

Feru menambahkan, saat mengambil uang di bank, dan mengendarai mobil setelah keluar bank, Ia tidak curiga terhadap orang di sekelilingnya. Sehingga, Ia tidak mengunci mobil saat mengecek kondisi ban belakang sebelah kiri. "Kami serahkan semuanya ke Polsek Cibeber, mudah-mudahan pelakunya segera ketangkap," tambahnya.


Sementara itu, Kapolsek Cibeber AKP Dedi Rudiman mengatakan, setelah mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Cibeber langsung mendatangi lokasi kejadian. Pihaknya sudha memeriksa dua saksi dari pihak korban yaitu Feru Zabadi dan Gatot Ramadhoni. "Kami juga akan periksa CCTV (Closed Circuit Televison) di sekitar bank," katanya.


Dedi mengungkapkan, pelaku menggunakan sepeda motor jenis Suzuki Satira F-150 warna hitam. Pelaku berjumlah dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor. "Ini sebenarnya modus lama, hanya saja si korban biasanya tidak merasa jika ban yang kempes setelah keluar dari bank adalah modus yang digunakan para perampok," ungkapnya.


Dalam hal ini, Dedi meminta kepada warga ataupun perusahaan yang mengambil uang di bank dengan jumlah banyak agar meminta pengawalan polisi. "Ketika membawa uang banyak dari bank, juga harus berhati-hati dan mengecek terlebih dahulu kondisi kendaraan termasuk ban," ucapnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook