Pawai Budaya Daya Tarik Pariwisata

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 31 Agustus 2018 - 13:00:53 WIB   |  dibaca: 633 kali
Pawai Budaya Daya Tarik Pariwisata

PAWAI KIRAB BUDAYA : Peserta dengan mengenakan busana etnic mengikuti pawai Kirab Budaya di Jalan Veteran Kota Serang, Kamis (30/8).

SERANG – Pawai Budaya yang menampilkan beragam kesenian dan budaya di Kota Serang bisa menjadi daya tarik pariwisata sehingga mendatangkan wisatawan ke Kota Serang. Ke depan Pawai Budaya harus dikemas lebih baik lagi agar mampu menarik wisatawan.


Walikota Serang Tb Haerul Jaman mengatakan bahwa Pawai Budaya menampilkan seluruh potensi seni dan budaya yang dimiliki Kota Serang. Kesenian dan budaya ini ada yang tidak ada di daerah lain dan hanya dimiliki oleh Kota Serang. Kekhasan inilah yang bisa menjadi daya tarik pariwisata.


“Ini bisa menjadi daya tarik pariwisata sehingga bisa menarik masyarakat di luar Kota Serang bahkan nasional untuk datang,” kata Jaman usai mengikuti Pawai Budaya yang digelar memperingati hari ulang tahun Kota Serang ke-11 di Alun-alun Barat Kota Serang, Kamis (30/8).


Jaman mengatakan bahwa seni dan budaya ini ditampilkan di hadapan masyarakat, khususnya generasi muda, agar mereka tahu akan kekayaan budaya yang mereka miliki. Dengan demikian diharapkan akan tumbuh rasa memiliki dan kemudian akan melestarikan kekayaan ini sehingga akan tetap lestari.“Kita harapan ke depan semua elemen mengisi percepatan pembangunan demi mewujudkan Kota Serang Madani,” kata Jaman.


Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang Evie Shofiyah Usman mengatakan bahwa Pawai Budaya diikuti oleh 113 rombongan yang berasal dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Serang, organisasi masyarakat, satuan pendidikan, instansi swasta, dan perbankan.

Hadir pula peserta pawai dari Kota Tangerang dan Kabupaten Serang yang menjadi tamu kehormatan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung pun hadir secara khusus dalam acara ini. Setiap rombongan pawai menunjukan atraksi seni bahkan ada juga yang menampilkan atraksi teatrikal.


Banyak atraksi yang ditampilkan dalam Pawai Budaya ini, seperti batik khas Banten, karnaval, seni tari, debus, baju adat Nusantara, dan ikon-ikon Kota Serang dalam berbagai kreatifitas. Selain memeriahkan HUT Kota Serang ke-11 Pawai Budaya juga diselenggarakan untuk menjalin silaturahmi serta mengembangkan dan mengenalkan adat dan budaya Kota Serang kepada generasi muda.“Selain itu menjadi peluang bagi para seniman untuk menampilkan karya mereka,” katanya.


Pawai budaya dengan mengambil tema “Semarak Ragam Budaya Kota Serang” ini mudah-mudahan dapat dipromosikan di tempat lain agar dapat membawa nama baik Kota Serang dan menjadi daya tarik pariwisata.


Sementara itu dalam Pawai Budaya kemarin ada yang sangat berbeda. Pawai tahun ini merupakan pawai dengan rute terpendek dibandingkan pawai budaya pada tahun-tahun sebelumnya. Pawai dimulai dari Museum Negeri Banten (pendopo eks Gubernur Banten) lalu mengelilingi Alun-Alun Barat, Alun-alun Timur, dan kembali ke Alun-alun Barat dari arah selatan. Selain itu bila sebelumnya peserta pawai banyak menggunakan kendaraan hias tahun ini seluruhnya berjalan kaki. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook