Gudang Limbah dan Toko Baju Ludes Terbakar

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Sabtu, 01 September 2018 - 11:38:48 WIB   |  dibaca: 313 kali
Gudang Limbah dan Toko Baju Ludes Terbakar

LUDES : Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang menghanguskan gudang limbah, di Kibin, Jumat (31/8).

SERANG – Satu unit toko baju milik Safri (45), di Jalan Raya Serang, Kilometer 72 tepatnya di Desa Tambak, Kecamatan Kibin habis terbakar. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB tersebut diduga disebabkan karena korsleting listrik. Beruntung kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa. Namun kerugian ditaksir mecapai Rp500 juta.


Selain kebakaran toko baju, masih di desa yang sama, tepatnya di Kampung Citawa RT 09/02, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, satu unit gudang limbah barang bekas ludes terbakar. Kebakaran yang terjadi pada pukul 14.10 WIB tersebut diakibatkan percikan api dari pembakaran sampah yang dilakukan oleh salah seorang warga, yang lokasinya tidak jauh dengan gudang.


Kepala Desa Tambak, Kecamatan Kibin Zaenudin mengatakan, kebakaran toko baju membuat panik warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. “Kronologisnya seperti apa kurang tahu persis, saya tahunya ditelepon warga sekitar pukul 07.50 untuk menelepon petugas pemadam kebakaran, langsung saya minta PT Nikomas Gemilang untuk mengirim mobil pemadam,” ujarnya, Jumat (31/8).


Ia menuturkan, saat mobil pemadam kebakaran sampai di lokasi, pintu toko sudah dibongkar oleh warga karena di dalamnya ada karyawan yang sedang tidur. “Untuk bangunannya beton jadi api tidak melebar kemana-mana, tapi baju yang ada di dalam toko habis terbakar. Saat dilakukan pemadaman oleh petugas dari Nikomas, datang dua unit mobil damkar dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah),” ungkapnya.


Sementara itu, Kabid Pemdam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Serang Maftuhi mengatakan, setelah petugas Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) mendapat laporan kebakaran, pihaknya langsung memerintahkan petugas untuk mengirim mobil damkar untuk melakukan penanganan. “Tadi (kemarin-red) tim langsung meluncur pukul 07.30 WIB. Alhamdulillah pukul 08.30 WIB api sudah dinyatakan padam,” katanya.


Ia memastikan, penyebabab kebakaran tersebut akibat korsleting listrik. Sedangkan untuk kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Api cepat mati karena ada bantuan dari PT Nikomas Gemilang dan dari Modern Cikande. Cuman tadi itu setelah tim pulang ke Mako, kita dapat laporan terjadi kebakaran gudang limbah barang bekas di desa yang sama,” tuturnya.


Ia mengungkapkan, kebakaran gudang limbah barang bekas tersebut berlangsung dari pukul 13.00 WIB dan baru bisa dipadamkan pada pukul 16.40 WIB. “Kalau yang gudang limbah itu ludes terbakar karena  api cepat membesar. Hasil assesment penyebabnya karena salah seorang warga membakar sampah dan apinya menjalar ke gudang. Kerugian ditaksir mecapai Rp150 juta. Pemiliknya Bapak Apip Rolis,” ujarnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook