Literasi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 04 September 2018 - 15:35:20 WIB   |  dibaca: 283 kali
Literasi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

LITERASI : Kepala Dindikbud Kota Serang Akhmad Zubaidillah membuka lomba Gebyar Membaca di halaman Museum Negeri Banten, Selasa (3/9).

SERANG- Literasi diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu gerakan literasi harus terus digerakkan.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Akhmad Zubaidillah mengatakan bahwa membaca sebagai salah satu kemampuan literat mampu mengubah seseorang menjadi lebih baik. Membaca bahkan mampu menaikam derajat seseorang di muka bumi.


“Kalau tidak membaca sama dengan balita tidak punya kemampuan apa-apa,” kata Zubaidillah di sela kegiatan "Gebyar Membaca: Melalui Literasi Dapat Mengembangkan Kemampuan dan Keterampilan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat" yang berlangsung di halaman Museum Negeri Banten, Selasa (3/9).


Acara terselenggara berkat kerjasama antara Bidang PAUDNI Dindikbud dan Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kota Serang. Zubaidillah sendiri mengaku menjadi kepala dinas seperti sekarang berkat membaca.

Dengan kemampuan membaca ia bisa mengenyam pendidikan sampai strata 2 (S2). Dengan membaca pula seseorang akan diangkat derajatnya. Apalagi perintah pertama Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW adalah iqro atau membaca.“Kalau tidak membaca maka sama dengan hewan,” katanya.

Zubaidillah mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat 500 warga Kota Serang yang belum bisa membaca. Dindikbud Kota Serang menargetkan pada tahun 2018 ini 500 orang yang belum melek huruf itu dapat dientaskan. “Insya Allah akan kita tuntaskan yang buta huruf tahun ini,” tuturnya.

Untuk menumbuhkan kebiasaan membaca, kata Zubaidillah, ia kerap memberikan arahan kepada para kepala sekolah di setiap pertemuan, agar sekolah secara konsisten dan terus-menerus meminta para siswa membaca buku selama 10-15 menit sebelum belajar. Ini dilakukan agar ada pembiasaan membaca dalam diri para siswa.“Saya juga memperbanyak penilik dan tutor untuk bisa mendukung gerakan literasi di sekolah,” katanya.

Ketua Forum TBM Kota Serang Nita Nonci mengatakan bahwa ada enam komponen literasi dasar. Keenam literasi dasar itu adalah baca tulis, berhitung, literasi sains, literasi teknologi informasi komunikasi, literasi keuangan dan literasi budaya, dan kewarganegaraan.“Literasi dimulai dari keluarga,” katanya.

Ketua Forum TBM Provinsi Banten Andri Gunawan mengatakan bahwa peran literasi sangat penting saat abad 21 ini. Karena itu setiap orang harus menguasai 6 literasi dasar. Banten sendiri mempunyai jejak gerakan literasi yang dilakukan oleh Syaikh Nawawi Al Bantani. Dengan buku-buku yang ditulisnya yang sampai saat ini masih digunakan oleh para santri di Indonesia, bahkan pelajar di luar negeri membuktikan Banten punya jejak literasi yang kuat. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook