Sungai Trate Menghitam, DLH Tak Tahu

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 04 September 2018 - 16:19:25 WIB   |  dibaca: 300 kali
Sungai Trate Menghitam, DLH Tak Tahu

PENCEMARAN : Limbah berbusa di pintu Bendung Karet Cipesung dialirkan ke Sungai Trate, Kecamatan Kramatwatu, Senin (3/9).

SERANG – Warga Desa Trate, Kecamatan Kramatwatu mengeluhkan limbah berwarna hitam berbusa dan berbau yang dialirkan dari Bendung Karet Cipesung. Baunya yang menyengat mengganggu aktivitas warga yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Trate. Selain itu, limbah juga mengganggu para nelayan yang biasa menyandarkan perahunya di sekitar tempat pelelangan ikan (TPI) Trate.


“Iya tadi (kemarin-red) pagi kalinya banyak busanya, terus juga mengeluarkan bau yang menyengat. Sudah sering seperti itu kalau pintu bendungnya dibuka. Kita enggak tahu limbahnya darimana. Tapi kalau sudah siang mah hilang sendiri baunya dan airnya normal kembali. Kalau lagi berbusa benar-benang mengganggu,” kata Kholik, warga setempat, saat di temui di jembatan Trate, Senin (3/9).


Ia mengungkapkan, air di sepanjang sungai Trate biasa digunakan untuk mencuci pakaian dan mencuci piring oleh warga tinggal sekitar sungai. “Kalau kalinya berbusa warga enggak menggunakan airnya, paling kalau sudah tidak bau dipakai buat mencuci. Pintu bendungnya tidak dibuka setiap hari, paling kalau di sana (hilir-red) penuh baru dibuka. Kalau pas pintunya mah berbusa terus,” ujarnya.


Sementara itu, aktivis lingkungan Bojonegara-Puloampel Titin Kholawiyah membenarkan, jika Sungai Trate kerap berbusa dan mengeluarkan bau yang menyengat. “Iya benar, bebarapa kali saya lewat jembatan Trate sering menghirup baunya. Sebenarnya, yang dicemari limbah bukan hanya Sungai Trate tapi di Bojoneagra juga banyak, seperti Kali Kepuh dekat PT Angels Products juga,” katanya.


Terpisah, Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang Neni Nuraeni mengaku belum mendapat informasi terkait adanya pencemaran limbah di Sungai Trate. “Saya belum dapat infonya. Nanti saya lihat. Saya koordinasikan dengan staf dulu, apakah itu masuk wilayah Serang atau Cilegon,” ujar Neni. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook