Pembangunan RTLH untuk Masyarakat

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 05 September 2018 - 11:46:39 WIB   |  dibaca: 285 kali
Pembangunan RTLH untuk Masyarakat

FOTO BERSAMA USAI LOMBA : Lurah kedaleman Jahuri (tengah kaus hitam) foto bersama Satlinmas usai lomba baris-berbaris di halaman kantor Kecamatan Cibeber, kemarin.

Pemerintah Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber bersama dengan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Kelurahan Kedaleman terus mendorong adanya program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayahnya. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat merasakan pembangunan yang dinilai untuk mensejahterakan masyarakat tersebut.


Lurah Kedaleman Jahuri mengatakan, pemerintah kelurahan terus melakukan perjuangan dengan mengajukan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten maupun Dinsos Kota Cilegon, sehingga selain pembangunan merata, warga juga bisa terbantu menjadi lebih layak tempat tinggalnya. "Jumlahnya tidak banyak paling sekitar 2 buah. Namun, ini sudah terus kami perjuangankan, sehingga yang tadinya RTLH menjadi RLH (Rumah Layak Huni)," katanya kepada Banten Raya saat berbincang di ruang kerjanya, kemarin.

Jahuri menjelaskan, tidak gampang untuk bisa merealisasikan program tersebut. Pasalnya, selain jumlah cukup banyak di Kota Cilegon, persyaratan yang dilakukan juga cukup selektif. RTLH yang akan dibangun minimal adalah tanah milik sendiri dan kondisinya benar-benar tidak layak. "Kami terus ajukan. Namun memang cukup selektif agar bisa dilakukan bantuan dana RTLH, biasanya banyak tim yang akan turun untuk melakukan validasi," jelasnya.


Jahuri menambahkan, sementara untuk anggaran Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel) Kelurahan Kedaleman belum bisa direalisasikan. Pasalnya, dana tersebut sudah direncanakan untuk pembangunan pos pelayanan terpadu (Posyandu), drainase, pembangunan tembok tempat pemakaman umum (TPU) dan tembok penahan tanah (TPT). Hal tersebut juga sudah sesuai mandat yang diberikan. "Kami belum bisa merealisasikan anggaran lewat DPWKel. Ini masalahnya kami dimandatkan untuk pembangunan lainnya," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Kedaleman Mahdum Sibli mengatakan, sudah sejak 2015 permohonan realisasi anggaran RTLH diajukan kepada pemerintah. Namun, sampai sekarang tidak ada realisasi.

Ia berharap dengan kondisi warga yang sangat butuh pembangunan RTLH bisa menjadikan pertimbangan untuk dibantu. "Sudah lama pemerintah kelurahan mengajukan baik kepada Pemkot (Pemerintah Kota) maupun kepada Pemprov (Pemerintah Provinsi), sudah disurvei dan lainnya. Kami harap bisa direalisasikan kedepannya," tegasnya. (uri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook