Buku Induk Cilangkahan Gagal Diambil di Pengadilan

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Rabu, 05 September 2018 - 12:13:55 WIB   |  dibaca: 144 kali
Buku Induk Cilangkahan Gagal Diambil di Pengadilan

SENGKETA : Suasana sidang perkara sengketa tanah di Pengadilan Negeri Rangkasbitung, Selasa (4/9).

RANGKASBITUNG - Perangkat Desa (Prades) Cilangkahan, Kecamatan Malingping gagal mengambil buku induk desa di Pengadilan Negeri Rangkasbitung. Hal itu terjadi karena buku induk desa tidak dibawa oleh kuasa hukum yang sedang berperkara di Pengadilan Negeri Rangkasbitung.


"Kami sengaja jauh-jauh dari Cilangkahan berniat mau ambil buku induk desa dari tangan kuasa hukum yang tangani perkara sengketa lahan di PN Rangkasbitung, namun gagal," kata Kaur Umum dan Aset Desa Cilangkahan Yulianti kepada Banten Raya di Pengadilan Negeri Rangkasbitung, Selasa ( 4/9).


Menurut Yulianti, gagalnya pengambilan buku induk desa karena pihak kuasa hukum tidak membawa yang asli. "Mereka membawa foto copy-annya. Padahal, mereka itu sudah pinjam dari 2014 dengan alasan untuk alat pembuktian di sidang perkara sedang ditangani, tapi hingga sekarang malahan gak dikembalikan," tuturnya.


Dijelaskan Yulianti, perkara yang ditangani ialah proses sengketa bidang tanah di Desa Cilangkahan. Pada saat itu proses peminjaman buku induk desa oleh perangkat desa yang terdahulu. "Saat ini prades berikut kades pada baru namun kebingungan saat melayani jual beli tanah. Dari seharusnya merujuk pada buku induk malahan tak ada, sehingga untuk sementara pakai SPPT," jelasnya.


Yulianti mengungkapkan, pihak desa sudah berupaya meminta akan tetapi diberikan foto copy-nya. "Begitu tahu perkara mau di sidangkan hari ini maka kami langsung berangkat. Tapi sayang gak dibawa padahal sidang saat ini masuki tahap pembuktian bukti-bukti," ungkapnya.


Kepala Desa Cilangkahan Ripai mengatakan, buku induk desa itu sangat penting. "Untuk membantu kelancaran proses transaksi jual beli tanah. Kalau itu tak ada maka kita mengalami kesulitan dalam penentuan lokasi asal usul bidang tanah," katanya. (purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook