Proyek Tol Berdayakan Tenaga Kerja Lokal

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Rabu, 05 September 2018 - 12:16:15 WIB   |  dibaca: 932 kali
Proyek Tol Berdayakan Tenaga Kerja Lokal

JADI PUSAT EKONOMI : Para pejabat dar PT Lordin dan PT Bauing melihat langsung area yang dibangun pintu tol Rangkasbitung, Selasa (4/9).

RANGKASBITUNG - Proyek pembangunan jalan dan tiga pintu tol atau simpang susun di Rangkasbitung, Cikukur dan Cileles melibatkan tenaga kerja lokal asal Kabupaten Lebak. Proyek tersebut dilaksanakan oleh PT Lordin dan PT Bauing Contraction Grup Indonesia.


Direktur PT Lordin Cacang Iskandar mengatakan, untuk pembangunan pintu tol ditiga lokasi di Kabupaten Lebak itu telah merekrut tenaga kerja lokal asal Lebak. "Selain karyawan, tenaga harian yang bekerja dilapanganpun melibatkan banyak warga Lebak setidaknya ada 50 persennya. "Untuk itu, dengan dilibatkannya tenaga kerja lokal, maka kami berharap pelakenaan pembangunan bisa berjalan cepat," kata Cacang kepada Banten Raya, kemarin.


Ketika ditanya berapa lama penyelesaian pembangunan pintu tol yang ada di Lebak, Cacang menjelaskan bahwa  untuk dua pintu tol yang berlokasi di Rangkasbitung dan Cikukur ditargetkan selesai selama satu tahun. "Pembangunan pintu tol yang pastinya melibatkan tenaga kerja lokalpun pelaksnaan pembangunannya belum dilakukan. Jadi, khusus pintu tol Cileles saya belum bisa mengatakan hingga kapan penyelesaiannya," jelas Cacang.


General Managet (GM) PT Bauing Contraction Group Imdonesia Ivan Zhong menambahkan, dengan memperkerjakan tenaga lokal pada pembangunan pintu tol di Lebak, maka diharapkan target penyelesaiannya selama satu tahun bisa berjalan sesuai yang diinginkan. "Selain itu, keberadaan perusahaan kami di Lebak. Semoga bisa meningkatkan tarap perekonomian masyarakatnya," kata Ivan Zhong. (hudaya)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook