ASN Diingatkan Soal Netralitas

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 05 September 2018 - 12:38:49 WIB   |  dibaca: 87 kali
ASN Diingatkan Soal Netralitas

JANGAN LABRAK ATURAN : Bupati Pandeglang Irna Narulita (kanan) berdialog dengan Ketua Bawaslu Pandeglang Ade Mulyadi membahas tahapan pemilu di Gedung Garuda Pandeglang, Selasa (4/9).

PANDEGLANG - Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pandeglang untuk tidak terlibat langsung dalam Pemilihan Umum (Pemilu) secara serentak 2019.


Irna meminta para ASN agar tidak ikut berkampanye dan terlibat sebagai tim sukses dalam memenangkan salah satu calon. "Netralitas ASN sudah pasti akan kita kuatkan. Jangan sampai ada ASN yang melabrak aturan walaupun ada saudaranya yang mencalonkan, tetapi saat bertugas sebagai ASN harus patuhi aturan yang ada," tegas Irna, ditemui usai bertemu dengan jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Pandeglang, di Gedung Garuda Pandeglang, Selasa (4/9).


Irna menjelaskan, untuk menguatkan ASN netral perlu adanya aturan yang jelas dari Bawaslu Pandeglang. Sebab, jangan sampai ada ASN yang belum paham mengenai pelanggaran aturan tersebut, sehingga harus dilakukan sosialiasi. "Netralitas ASN di sini seperti apa? Kita harus ada aturan yang jelas dari bawaslu dulu, karena kadang ada ASN yang foto dua jari dan sekarang ini sudah menjadi nomor urut salah satu parpol (partai politik). Di sini harus diberikan pemahaman agar tidak ada ASN yang melanggar," pintanya.


Irna menyebutkan, pihaknya dalam waktu dekat akan mengeluarkan surat edaran melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politiik (Kesbangpol) Pandeglang. Saat ini pemerintah akan fokus terhadap peningkatan partisipasi masyarakat. "Sudah pasti akan kita buat (Surat edaran_red). Kita sangat berharap partisipasi pemilih di Pemilu 2019, baik Pilpres (pemilihan presiden) maupun Pileg (pemilihan legislatif) meningkat sesuai harapan," tegasnya.


Mantan Anggota DPR RI ini pun mengimbau masyarakat untuk bisa memilih calon pemimpin di Pemilu 2019 sesuai harapan masing-masing. "Masyarakat harus kita cerdaskan. Pemilu adalah hajatnya masyarakat. Kalau kita salah memilih perwakilan DPRD lima tahun tidak ada perubahan di kampung kita jangan menyesal. Jadilah pemilih yang cerdas, kalau ada calon yang datang dia menjual program apa kita harus tahu pribadi hingga perilakunya," imbuhnya.


Ketua Bawaslu Pandeglang, Ade Mulyadi mengatakan, pertemuan yang dilakukan jajaranya dengan bupati hanya untuk melakukan koordinasi akan digelarnya tahapan pemilu 2019.
Dia berharap Pemkab Pandeglang memberikan imbauan kepada semua ASN agar netral. "Selain silaturahmi, seperti kita ketahui kami baru saja dilantik untuk memimpin Bawaslu Pandeglang periode tahun 2018-2023. Pertemuan ini juga sebagai upaya untuk membangun sinergitas dan menciptakan pemilu lebih baik, berkualitas dan semua ASN bisa netral," tuturnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook