Angka Kemiskinan Diklaim Turun 4 Persen

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Jumat, 07 September 2018 - 15:03:23 WIB   |  dibaca: 193 kali
Angka Kemiskinan Diklaim Turun 4 Persen

TAMBAH BANTUAN : Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy (berpeci) dan pejabat trekait foto bersama penerima bantuan Jamsosratu di Gedung Asakinah, Kecamatan Cibadak, Kamis (6/9).

CIBADAK - Angka kemiskinan di Provinsi Banten, termasuk diantaranya Lebak diklaim mengalami penurunan. Skala Provinsi Banten penurunannya mencapai 4,02 persen, yakni dari 9,22 persen di tahun 2003 menjadi 5,20 persen di tahun 2018. Demikian disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy pada acara launching Penyaluran Bantuan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu) melalui kartu multiguna di Gedung Pertemuan Asakinah, Kecamatan Cibadak, Kamis (6/9).


"Turunnya angka kemiskinan berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik), dari 9,22 persen tahun 2003 menjadi 5,20 di tahun 2018," kata Wagub Banten Andika Hazrumy, kemarin.
Andika berpendapat, menurunnya angka kemiskinan berkat sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menanggulanginya melalui program pemberian bantuan sosial dan tunai. "Salah satunya ini program Jamsosratu. Program pemberian uang tunai untuk anak sekolah bukan untuk dibelikan rokok," ucapnya.


Andika berharap, uang yang disalurkan tunai melalui kartu multiguna itu bisa digunakan penarikannya di bank mana saja yang sudah di tunjuk Bank Indonesia (BI). "Salah satunya itu di BJB," ungkapnya.


Dalam hal ini, Andika mengapresiasi Bank Indonesia yang sudah membantu menyukseskan penyaluran Jamsosratu. "Sekarang tidak lagi tunai tetapi sudah melalui ATM (Anjungan Tunai Mandiri). ATM sudah berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) dan dikeluarkan oleh BI," terangnya.


Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten Nurhanah mengatakan, launching penyaluran Jamsosratu menggunakan kartu multiguna merupakan yang ke-tiga kalinya. "Pertama, Kota Serang, kedua Pandeglang dan ketiga di Lebak. Kurang lebih 1000 orang penerima," katanya.


Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Adde Rosi menjelaskan, pihaknya akan memperjuangkan harapan warga yang ingin ada penambahan nilai anggaran Jamsosratu. "Provinsi Banten akan menganggarkan kembali dana Jamsosratu untuk keperluan anak sekolah," katanya. (purnama)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook