Industri Diminta Gelontorkan CSR Olahraga, PT KP Jadi Pelopor

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 10 September 2018 - 11:01:18 WIB   |  dibaca: 120 kali
Industri Diminta Gelontorkan CSR Olahraga, PT KP Jadi Pelopor

JUARA - Presiden Direktur PT KP Kim Jhi-Yong (3 dari kiri) bersama jajaran Direksi PT KP lainnya foto bersama para juara Krakatau Posco Cup I.

CILEGON - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy meminta agar industri-industri di Banten bersedia menggelontorkan dana Corporate Social Responsibilty (CSR) di bidang olahraga. Hal itu dilakukan, agar pembinaan atlet-atlet Banten bisa lebih maksimal.

Wagub Banten Andika Hazrumy mengatakan, pembinaan atlet-atlet olahraga di Banten tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata. Peran industri di Banten dinilai cukup penting untuk mendukung pembinaan atlet berbagai cabang olahraga. "Pemprov (Pemerintah Provinsi) Banten mendukung penganggaran pembinaan atlet melalui KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia), swasta kami harap juga mendukung pengembangan olahraga," kata Andika usai membuka Krakatau Posco Taekwondo Championship (KPTC) 1 di Asa Sport Center Cilegon, Sabtu (8/9).

Andika menjelaskan, saat ini Banten juga sedang melakukan pengembangan olahraga, dari segi infrastruktur, Pemprov Banten akan membangun gelanggang olahraga atau Sport Center. Nantinya, arena untuk berbagai macam cabang olahraga terpusat menjadi satu di Sport Center.

Ia berharap, untuk pembinaan atlet baik melalui pelatihan maupun turnamen bisa diselenggarakan oleh perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). "Saat ini sudah ada Krakatau Posco yang menyelenggarakan turnamen taekwondo, serta pembibitan atlet melalui klub taekwondo, kami harap bisa konsisten, agar ada atlet taekwondoin dari Banten yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Perusahaan lain bisa untuk pembinaan di cabang olahraga lainnya," jelas politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini.

Menurut Andika, Pemprov Banten saat ini juga tengah menyiapkan atlet-atletnya untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua. Ia berharap, dengan dukungan industri, Banten bisa mengirimkan atlet-atlet terbaik untuk berbicara banyak di tingkat nasional. "Kami juga apresiasi atlet Banten yang ikut Asian Games kemarin bisa mewakili Indonesia di tingkat Asia, dan akan nada pembinaan berkelanjutan tentunya," tuturnya.

Pembinaan atlet oleh industri, lanjut Andika, bisa digelontorkan dari program CSR. Saat ini, Pemprov Banten juga sudah Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur CSR yaitu PErda nomor 5 tahun 2016 tentang Tanggung Jawab Sosial. "CSR bisa untuk pengembangan olahraga juga," ucapnya.

Direktur Human Resources and General Affair PT Krakatau Posco Andi Soko mengatakan, pihaknya akan rutin menyelenggarakan turname taekwondo yang diberi nama Krakatau Posco Taekwondo Championship (KPTC). Tahun 2018 ini merupakan tahun pertama. "Tahun pertama peminatnya juga membludak, pesertanya mencapai 623 atlet yang bertanding di enam kelas," kata Andi.

Andi menuturkan, peserta KPTC 1 tersebut berasal dari enam Provinsi yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung. Selain mengadakan turnamen yang rencananya akan diselenggarakan rutin setiap tahun, pihaknya juga melakukan pembinaan atlet taekwondo di Banten melalui klub taekwondo Krakatau Posco. "Dalam turnamen ini, pemenang juga mendapat uang pembinaan jutaan rupiah," tuturnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook