KNSS Edukasi Siswa di SMK Negeri 2 Cilegon

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Senin, 10 September 2018 - 11:25:27 WIB   |  dibaca: 368 kali
KNSS Edukasi Siswa di SMK Negeri 2 Cilegon

MENGAJAR - Manajer Human Resources PT KNSS Bashirudin memaparkan materi kepada siswa SMK Negeri 2 Cilegon.

CILEGON - PT Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS) menyelenggarakan KNSS Goes to School melalui program mengajar materi pra Praktek Kerja Lapangan (PKL) di SMK Negeri 2 Cilegon pada 29 Agustus lalu.

Manajer Human Resources PT KNSS Bashirudin mengatakan, materi pra PKL diberikan kepada siswa kelas XI Kimia Analis dan Kimia industri dengan peserta lebih kurang 250 siswa. "Pada kesempatan itu terlebih dahulu kami memperkenalkan PT KNSS melalui video Company Profile Perusahaan kepada para siswa mulai dari sejarah pembentukannya dimana KNSS merupakan joint venture antara KS (Krakatau Steel) dengan NSSMC (Nippon Steel Sumikin)," ujarnya kepada Banten Raya kemarin.

Selain itu, lanjut Bashirudin, pihak KNSS juga memperkenalkan produk-produk yang dihasilkan perusahaan. "Setelah itu acara kami lanjutkan dengan pemberian materi mengenai K3 (Kecelakaan dan Keselamatan Kerja-red). Untuk materi itu saya dibantu oleh staf saya Nicky Novely Kirana dan Nafila Amalia. Isi materinya tentang mengapa K3 itu sangat diperlukan, bagaimana peraturan-peraturan mengenai K3, sampai dengan penerapan K3 di Perusahaan," katanya.

Bashirudin menambahkan, untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai penerapan K3 di Perusahaan, ditayangkan video mengenai safety induction. "Diharapkan siswa dapat mengerti dan memahami mengenai pentingnya K3 dan penerapannya di dunia nyata sehingga mereka akan dapat lebih termotivasi dalam mempelajari dan menerapkan pada kehidupan sehari-hari," jelasnya.

Selain K3, tim KNSS melalui Nafila juga menyampaikan materi mengenai attitude di tempat kerja. "Target utamanya siswa yang akan menjalankan program PKL di KNSS. Hal ini sangat menarik perhatian bagi siswa yang mempunyai rasa ingin tahu sangat tinggi bagaimana cara bekerja di perusahaan yang mempunyai dua budaya berbeda yaitu budaya Indonesia dan budaya Jepang. Bagaimana interaksi antar karyawan yang berbeda budaya dan bahasa ini, serta penjelasan mengenai nilai-nilai apa saja yang menjadi keunggulan dari masing-masing budaya tersebut," papar Nafila.

Program mengajar dari Perusahaan ini disambut dengan sangat antusias oleh para siswa. Program mengajar tersebut memang dibungkus dengan gaya anak muda jaman sekarang, mulai dari suasana dan bahasa yang dipergunakan sehingga lebih terkesan seperti sharing dibandingkan dengan mengajar pelajaran. (danang)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook