Penataan Kawasan Banten Lama Dikebut untuk Perayaan HUT Banten

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 10 September 2018 - 11:56:12 WIB   |  dibaca: 939 kali
Penataan Kawasan Banten Lama Dikebut untuk Perayaan HUT Banten

TERUS DITATA - Penampakan kawasan Banten Lama yang terus ditata oleh Pemprov Banten diambil dari angkasa.

SERANG – Puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-18 Provinsi Banten direncanakan akan digelar di Kawasan Banten Lama pada 4 Oktober mendatang. Terkait hal tersebut, Pemprov Banten ini sedang mengebut proses revitalisasi kawasan inti agar rencana itu bisa terealisasi.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, dari seluruh pengerjaan revitalisasi Banten Lama, Plaza Alun-alun Masjid Agung Banten Lama yang berada di kawasan inti menjadi perhatiannya. Sebab, lokasi tersebut akan digunakan untuk kegiatan puncak peringatan HUT ke-18 Provinsi Banten. “Rencana nanti HUT (Banten), istilahnya kita buat acara di pelataran Plaza Alun-alun Masjid Agung Banten Lama. Karena sudah kita targetkan pada Oktober ini plaza alun alun sudah selesai. Jadi istilahnya syukuran atau tabligh akbar di sana,” ujarnya, kemarin.

Ia menuturkan, agar rencana itu bisa terlaksana pihaknya kini mengebut proses revitalisasi, khususnya di plaza alun-alun. “Sekarang kan yang lagi kita kejar pemasangan marmer yang kurang lebih luasnya 1,4 hektare di plaza alun-alun. Insy Allah target akan tercapai dan pasti akan tercapai,” katanya.

Mantan anggota DPR RI itu mengungkapkan, sejumlah rangkaian kegiatan dalam memeriahkan peringatan HUT Provinsi Banten di Banten Lama telah dipersiapkan. Berbagai kegiatan tarian musik dan budaya akan ditampilkan. "Berbagai kegiatan karnaval dan tari-tarian serta banyak hal lainnya akan kita persembahan pada peringatan HUT Provinsi Banten nanti agar terlihat meriah bersama masyarakat," ungkapnya.

Penjabat (Pj) Sekda Banten Ino S Rawita mengajak, masyarakat Banten untuk ikut memeriahkan puncak peringatan HUT Provinsi Banten. "Agar semua lapisan masyarakat bisa turut hadir dan berperan serta dalam puncak kemeriahan acara peringatan HUT Provinsi Banten. Nanti acaranya akan digelar acara syukuran bersama masyarakat," tuturnya.

Terpisah, Kepala Bidang Infrastruktur dan Prasarana Wilayah Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bappeda Provinsi Banten Khaerudin mengatakan, secara keseluruhan kawasan Banten Lama yang akan ditata kurang lebih mencapai 900 hektare.

Terdiri dari kawasan inti dan kawasan penyangga. Saat ini pengerjaan baru difokuskan pada kawasan inti, dengan luas lahan sekitar 172 hektare. “Total keseluruhan itu hampir 900an (hektare). Perlu banyak memang anggarannya,” tuturnya.

Penataan kawasan inti Banten Lama sendiri saat ini sudah mencapai 40 persen. Sedangkan penyelesaian revitalisasi secara menyeluruh ditargetkan rampung pada 2020. “Makanya kita mempercepat pengerjaannya,” ujarnya.

Lebih lanjut dipaparkan Khaerudin, adapun pengerjaan kawasan penyangga akan dilakukan setelah kawasan inti selesai. Kawasan penyangga salah satu fungsinya adalah untuk memfasilitasi para pedagang. "Masyarakat (pedagang-red) itu tidak bisa di kawasan inti, itu ada di kawasan penyangga. Memang kawasan inti diperuntukan bagi situs kesultanan. Masyarakat ada di (kawasan) penyangga,” tuturnya. (dewa)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook