Kapolres Serang Perintahkan Menembak Jambret

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 10 September 2018 - 12:04:37 WIB   |  dibaca: 10069 kali
Kapolres Serang Perintahkan Menembak Jambret

NAHAS - Korban keganasan jambret tergeletak di Jalan Serang--Pandeglang, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Sabtu (8/9).

SERANG - Maraknya aksi jambret di wilayah Kota Serang dan hampir menyebabkan korban jiwa, membuat geram Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin. Atas hal itu, Kapolres memerintahkan anggotanya untuk mengambil tindakan tegas dengan menembak pelaku kejahatan jalanan tersebut.

Untuk diketahui, dalam sepekan ini sudah dua kali terjadi aksi penjambretan. Yang pertama di Jalan Jenderal Soedirman, Sumurpecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, pada 5 September 2018. Seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor kehilangan tasnya dan korban mengalami luka parah pada bagian mulutnya karena terbentur aspal jalan saat terjatuh dari motor.

Korban lainnya, Sri Wahyuni (31) warga Kampung Pasir Tangkil, Desa Warung Gungung, Kabupaten Lebak, mengalami luka parah pada bagian kepala dan mengalami patah tulang pada bahu badannya, karena mempertahankan tasnya yang dijambret di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Kelurahan Ciparem Kecamatan Serang.

Korban yang juga tinggal di Perumahan Taman Banten Lestari (TBL), Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang itu masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Dradjat Prawiranegara. Korban mengalami luka parah di bagian kepalanya.

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin mengatakan tengah memburu pelaku. "Masih kita dalami. Pasti, saya sudah perintahkan seluruh jajaran agar tembak ditempat bagi para pelaku jambret maupun curas," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Komarudin meminta masyarakat, khususnya kaum hawa, agar selalu waspada. Supaya tidak menjadi korban penjambretan, ia menganjurkan warga tidak berkendara sendiri, apalagi di tempat sepi."Masyarakat agar lebih berhati-hati, tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan dan hindari tempat-tempat sepi," ujarnya.

Bihis, saksi mata penjambretan di Jalan Serang--Pandeglang mengatakan, korban penjambretan Sri Wahyuni saat itu tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat dan membonceng anak laki-lakinya yang bernama Argani. Saat di lokasi kejadian, sebuah sepeda motor Kawasaki Ninja memepet korban dan berusaha mengambil tasnya. "Pelakunya dua orang pakai motor ninja, langsung kabur. Korban jatuh luka parah parah dikepala dan tidak sadarkan diri, kalau anaknya yang pake seragam sekolah gak apa-apa," katanya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook