Antisipasi Banjir Lewat Normalisasi Kali Priuk

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 12 September 2018 - 10:31:45 WIB   |  dibaca: 161 kali
Antisipasi Banjir Lewat Normalisasi Kali Priuk

NORMALISASI : Lurah Sukmajaya Ade Risky Kurniawan tengah meninjau normalisasi Kali Priuk, kemarin.

Pemerintah Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang melakukan normalisasi Kali Priuk. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya banjir musiman yang selalu melanda Lingkungan Priuk Rukun Warga (RW) 03 saat musim penghujan datang.

Lurah Sumajaya Ade Risky Kurniawan mengatakan, dengan normalisasi diharapkan aliran air bisa menjadi lancar, sehingga air hujan yang biasa meluap kepemukiman warga bisa diantisipasi dengan sungai yang dalam dan bersih dari sampah. "Kami sengaja melakukan normalisasi karena sudah masuk musim penghujan. Dengan normalisasi kami harap air bisa lancar mengalir," katanya kepada Banten Raya, Senin (10/9).

Ade menjelaskan, normalisasi dilakukan secara kondisional disaat sampah banyak dan menumpuk diatas permukaan kali. Banyaknya sampah tersebut ditengarai dari pembuangan sampah Pasar Kranggot yang berserakan dan masuk kedalam kali."Kami lihat sudah banyak dan menumpuk maka kami bersihkan. Disamping juga alat berat masih ada usai melakukan pembuatan jalan di Lingkungan Nyikambang kemarin," jelasnya.

Selain normalisasi, tambah Ade, pemerintah kelurahan juga terus memberikan imbauan kepada warga untuk tidak membuang sampah kedalam kali. Sebab, hal tersebut akan mengakibatkan jalan air tersendat dan  akan meluap ke pemukiman warga. "Tidak bosan-bosan kami sampaikan kepada warga soal sampah. Namun, sampah yang ada bukan dari warga melainakan dari TPS (Tempat Pembuangan Sampah Sementara) Pasar Kranggot," tambahnya.


Sementara itu, Sekretaris Lurah (Seklur) Kelurahan Sukmajaya Edy Juniwin mengatakan, normalisasi yang dilakukan kurang lebih sepanjang 500 meter. Dengan adanya normalisasi diharapkan akan meminimalisir kondisi air meluap saat musim penghujan. "Bersama warga kami lakukan pembersihan. Memang harus rutin dilakukan karena di wilayah ini pasti akan banyak tumpukan sampah dari Pasar Kranggot," katanya.

Edi mengungkapkan, pihaknya juga akan berkonsultasi dengan Unit Pengelola Teknis Daerah (UPTD) Pasar Kranggot terkait dengan banyaknya sampah yang masuk kedalam kali dari TPS Pasar Kranggot. "Seharusnya koordinasi bisa berjalan dengan baik, sehingga bisa ada solusi mengatasi banyaknya sampah yang berserakan dan masuk kedalam kali," ungkapnya. (uri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook