TPU Jadi Tempat Transaksi Narkoba

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 12 September 2018 - 12:00:43 WIB   |  dibaca: 203 kali
TPU Jadi Tempat Transaksi Narkoba

NARKOBA : Kasatnarkoba Polres Serang AKP Nana Supriyatna saat ekspose kasus narkoba, kemarin. Dalam kasus itu, polisi berhasil mengamankan 2 orang tersangka dan 5 paket narkoba jenis sabu.

SERANG- Guna menghindari pantauan kepolisian, Aris Rusidi (23), dan Ahmad Rifai (30), warga Desa Leuwi Limus, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, menjadikan tempat pemakaman umum (TPU) di Desa Banjar, Kecamatan Cikande sebagai tempat transaksi narkoba. Keduanya ditangkap jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Serang, Sabtu (8/9).


"Kedua tersangka disergap di Kawasan Industri Modern Cikande usai mengambil sabu pesanan di area pemakaman. Dari mereka kita berhasil mengamankan barang bukti 5 paket sabu yang disembunyikan dalam bungkus rokok," kata Kepala Satnarkoba Polres Serang AKP Nana Supriyatna, kemarin.


Nana menjelaskan, berdasakan informasi yang diperoleh masyarakat, TPU di Desa Banjar sering dijadikan lokasi transaksi narkoba. Sebab masyarakat sering melihat warga tak dikenal memasuki area pemakaman."Berbekal dari informasi tersebut, tim anti narkoba langsung bergerak melakukan penyelidikan. Setelah diselidiki, diketahui area pemakaman ini dijadikan tempat penyimpanan pesanan barang terlarang oleh kawanan pengedar narkoba," jelasnya.
 
Lebih lanjut, Nana mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku tidak mengenal identitas pemasok narkoba, karena selama ini keduanya hanya melakukan pemesanan melalui telepon dan pembayaran dilakukan melalui transfer bank."Mereka melakukan transaksi melalui telapon dan pengambilan barang pesanan, dilakukan sesuai lokasi yang diinginkan pemasoknya," ungkapnya.


Nana menegaskan, timnya akan mengembangkan penangkapan kedua tersangka tersebut, serta mengejar pemasok narkoba yang diketahui merupakan warga Tangerang."Tapi kita akan terus melakukan pengembangan, mudah-mudahan dapat kami tangkap," tegasnya.


Aris Rusidi mengaku sengaja memilih TPU sebagai lokasi penjemputan narkoba. Selain dinilai aman dari pantauan kepolisian, lokasi itu juga jauh dari perkampungan warga."Kalau dia (pemasok narkoba) telpon pakai private number (nomor tak diketahui). Tapi ngaku ke saya namanya Batak, tinggal di Tangerang," jelasnya. (darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook