Kota Serang Unggulkan Pemotong Kerang

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 12 September 2018 - 12:03:34 WIB   |  dibaca: 483 kali
Kota Serang Unggulkan Pemotong Kerang

PEMOTONG KERANG : Wakil Gubernur Banten Andika HAzrumy mengecek alat pemotong kerang yang dibuat Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Kecamatan Kasemen yang dipamerkan di ajang gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XIV tingkat Provinsi Banten, di Alun-alun Barat Kota Serang, Senin (10/9).

SERANG- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengunggulkan alat pemotong kerang sebagai teknologi tepat guna dalam ajang Teknologi Tepat Guna (TTG) XIV tingkat Provinsi Banten, yang berlangsung di Alun-alun Barat Kota Serang, Senin (10/9). Alat ini diciptakan oleh Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Kecamatan Kasemen.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang Kosasih mengungkapkan bahwa setiap tahun Kota Serang terus berinovasi melahirkan teknologi-teknologi sederhana, namun bermanfaat bagi masyarakat. Tahun ini Kota Serang menampilkan mesin pemotong kerang sebagai teknologi unggulan.

Teknologi ini dimanfaatkan oleh masyarakat Kasemen, khususnya Karangantu, di mana di daerah itu terdapat banyak limbah kerang."Sebagai daerah pesisir yang menghasilkan banyak hasil laut, banyak limbah cangkang kerang yang dihasilkan di Karangantu. Dengan adanya alat ini limbah cangkang kerang bisa dibuat kerajinan," kata Kosasih.

Kosasih mengatakan bahwa salah satu tujuan gelaran teknologi tepat guna memang mencari solusi atas masalah yang dihadapi masyarakat dengan pendekatan teknologi. Teknologi yang dibuat akan lebih baik bila merupakan teknologi yang sederhana dan mudah dioperasikan serta murah harganya.

Selain teknologi pemotong kerang Kota Serang juga memiliki teknologi tepat guna lain seperti briket arang batok dari tempurung kelapa, tungku briket arang batok, mesin bubut kayu, mesin pembelah durian, alat parut kelapa, dan alat pengupas kulit nanas.


Kosasih menjelaskan bahwa seleksi dalam gelaran TTG ini adalah bagaimana sebuah teknologi yang diciptakan bisa efektif dan efisien serta lebih cepat dibandingkan dengan cara manual menggunakan tangan. Sehingga biaya yang dikeluarkan akan lebih rendah dan tak lupa teknologi juga harus ramah lingkungan.

Kepala Seksi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat DP3AKB Kota Serang Boboh Makmur mengatakan bahwa sebagian teknologi tepat guna ini selain diciptakan oleh Posyantek Kecamatan Kasemen ada juga yang dibuat oleh siswa.


Ia menyebutkan briket arang batok yang bahannya berasal dari tempurung kelapa, tungku penggunaan briket arang batok, mesin bubut kayu, mesin pembelah durian, alat parut kelapa, dan alat pengupas kulit nanas merupakan kreatifitas dari siswa SMKN 2 Kota Serang."Sementara mesin pembuat pelet (pakan ikan-red) apung dan mesin pemotong kerang diciptakan oleh Posyantek Kecamatan Kasemen," ujarnya.

Boboh mengungkapkan bahwa setiap tahun selalu ada inovasi teknologi tepat guna yang dibuat. Tahun lalu Kota Serang menyabet juara ketiga karena mesin pembuat briket arang batok kelapa. Briket yang dibuat bisa mengurangi penggunaan gas dan minyak. Ia menargetkan teknologi tepat guna yang diciptakan Kota Serang akan bisa dipamerkan dalam gelaran teknologi tepat guna tingkat nasional."Dari hasil yang sekarang nanti akan diperbanyak dan kita pasarkan," katanya.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy yang membuka acara tersebut mengatakan bahwa setelah gelaran TTG ini harus ada pembinaan ke depan bagi penemu teknologi tepat guna agar penemuan mereka bisa diproduksi secara massal dan bisa dipasarkan ke masyarakat. Dengan demikian teknologi temuan mereka bisa dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Hal itu juga akan mendukung kemajuan daerah," katanya seraya mengatakan bahwa teknologi yang diciptakan seharusnya merupakan teknologi yang ramah lingkungan dan mudah dirawat bukan yang menimbulkan polusi dan susah dalam perawatan.

Wakil Walikota Serang Sulhi mengatakan, era globalisasi menuntut masyarakat Kota Serang mengembangkan diri dalam penguasaan teknologi dalam upaya peningkatan peroduktifitas hidup, sehingga mampu bersaing dengan daerah lain.

Kegiatan gelaran teknologi tepat guna ini adalah salah satu sarana dalam mendorong percepatan pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan usaha ekonomi produktif yang berkualitas dan bernilai tambah.“Acara yang digelar selama lima hari ini semoga berlangsung sukses, lancar, dan menciptakan persamaan persepsi dan komitmen antar semua pihak terkait dalam mendukung pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Sulhi menyatakan bahwa Pemkot Serang berharap acara teknologi tepat guna dapat meningkatkan jangkauan pemasaran produk unggulan masyarakat dari lingkup lokal menuju regional bahkan internasional, memperkenalkan berbagai jenis teknologi tepat guna dan produksinya secara visual kepada masyarakat, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang cukup untuk menetapkan pilihan.

Selain itu, teknologi tepat guna dapat meningkatkan kerjasama dan koordinasi antar instansi pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan lainnya dalam pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook