Kesbangpol Salah Tulis, Warga Bereaksi

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 12 September 2018 - 12:19:13 WIB   |  dibaca: 199 kali
Kesbangpol Salah Tulis, Warga Bereaksi

LURUSKAN MASALAH : Kabag Kesbangpol Ade Hadi Sukalta menerima warga Kecamatan Cikande, Senin (10/9).

SERANG – Bagian Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Serang memastikan tidak ada pembangunan rumah ibadat di Kecamatan Cikande seperti informasi yang berkembang di masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan terkait beredarnya surat rapat pendirian rumah ibadat yang dikeluarkan oleh Kesbangpol Kabupaten Serang.

“Hari ini (10/9) enggak ada rapat cuman pertemuan saja, hanya silaturahmi. Warga menyampaikan keinginan mereka ke saya, jadi bukan untuk rapat mendirikan rumah ibadat seperti yang berkembang di masyarakat. Jadi saya tekankan tidak ada pendirian rumah ibadat di sana (Cikande-red),” kata Ade, saat ditemui di ruangannya, Senin (10/9).

Ia menjelaskan, apa yang berkembang di masyarakat hanya kesalahpahaman persepsi. Namun demikian, pihaknya mengakui ada kekeliruan dalam penulisan redaksi yang ada dalam surat undangan. “Cuman memang seharusnya dalam surat yang kita keluarkan isinya klarifikasi rencana pendirian rumah ibadat, bukan pendirian rumah ibadat. Jadi tidak ada itu peletakan batu pertama,” ujarnya.

Namun demikian Ade membenarkan sejumlah warga Cikande datang ke Kesbangpol sambil membawa proposal karena berkeinginan untuk membangun rumah ibadat.Sementara itu, Camat Cikande Moch Agus mengungkapkan, warga bernama James Sirait bersama teman-temannya mengahadap untuk menyampaikan niatnya untuk membangun tempat ibadat.

Adanya permintaan tersebut, Agus menyampaikan jika di Cikande tidak memungkinkan untuk membuat tempat ibadat karena dikhawatirkan akan berbenturan dengan masyarakat. “Saya sarankan untuk berkonsultasi dengan Kesbangpol. Jadi mereka itu baru niat dan itu wajar karena mereka memiliki keyakinan,” ujarnya.

Untuk diketahui, pada 10 September Kesbangpol Kabupaten Serang mengeluarkan surat yang mengagendakan rapat terkait rencana klarifikasi pembangunan rumah ibadat. Surat tersebut beredar di masyarakat dan organisasi kemasyarakatan dan menimbulkan reaksi penolakan dari masyarakat. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook