Kuota CPNS Tenaga Kesehatan 125, Guru 73

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 13 September 2018 - 11:06:19 WIB   |  dibaca: 143 kali
Kuota CPNS Tenaga Kesehatan 125, Guru 73

CILEGON - Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon telah mendapat kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 sebanyak 230 orang dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan RB), Senin (10/9) lalu. 125 orang untuk tenaga kesehatan, dan 73 orang untuk guru. Sisanya, 19 orang untuk tenaga honorer kategori 2 (K2), dan 13 orang untuk staf teknis umum.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon, Mahmudin mengatakan, 230 kuota CPNS yang diterima Pemkot Cilegon terbagi untuk beberapa formasi, di antaranya 73 formasi untuk guru, 125 formasi tenaga kesehatan, 19 tenaga honorer kategori 2 (K2), dan staf teknis umum sebanyak 13 formasi. “Ini pemda (Pemerintah Daerah) hanya menerima kuota dari Kemenpan RB,” jelasnya.

Jumlah formasi yang diterima Pemkot Cilegon, kata Mahmudin, masih kurang dari pengajuan kebutuhan yang dilakukan BKPP Cilegon. Namun, jumlah tersebut dinilai membantu menutupi kekurangan pegawai yang saat ini terjadi. “Kalau yang tahun ini, formasi untuk guru dan tenaga kesehatan jadi prioritas Kemenpan RB. Formasi guru meliputi guru mata pelajaran SMP (Sekolah Mengah Pertama) dan guru SD (Sekolah Dasar) untuk menutupi kekurangan guru di beberapa sekolah.

Untuk tenaga kesehatan juga terbagi ke beberapa spesifikasi seperti dokter, perawat, bidan, apoteker, dan nantinya akan disebar ke puskesmas, rumah sakit. Kalau untuk tenaga staf teknis umum, sebagian besar staf teknis umum di bidang infrastruktur,” urainya.


Menurut Mahmudin, kuota CPNS yang diterima oleh pemerintah daerah, berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja, serta jumlah PNS yang pensiun. Namun, Mahmudin juga tidak memungkiri jika jumlah kuota CPNS yang diterima berkat hasil lobi BKPP kabupaten atau kota. “Yang jelas, setiap kota atau kabupaten jumlahnya berlainan sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah,” ujarnya.

Pada rekrutmen CPNS tahun ini, lanjut Mahmudin, juga ada dua jalur, yaitu jalur umum dan jalur khusus. Jalur umum merupakan rekrutmen seperti biasa, sementara jalur khusus untuk penyandang disabilitas dan peraih predikat kelulusan cumlaude. “Khusus untuk honorer K2, tahun ini khusus untuk honorer K2 guru. Honorer K2 juga yang usianya maksimal 35 tahun, serta pernah mendaftar CPNS pada 2013 lalu,” ucapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan rekrutmen CPNS 2018 untuk Kota Cilegon akan dilakukan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten. “Kalau proses rekrutmen melalui CAT (Computer Assist Test),” pungkasnya.


Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi juga menyatakan, jumlah yang diterima tersebut masih kurang. Sebab, kebutuhan PNS di Kota Cilegon sekitar 700 orang. “Pengajuan tahun ini yang diajukan BKPP lebih dari jumlah kuota yang diterima saat ini,” kata Edi ditemui usai membuka acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tingkat Kota Cilegon, Rabu (12/9).

Ia berharap, tahun depan kembali ada rekrutmen CPNS daerah untuk menutupi kekurangan pegawai yang ada di Pemkot Cilegon.Setiap tahunnya, menurut Edi, PNS banyak yang pensiun, sehingga jumlahnya terus berkurang.

Jika tidak ada rekrutmen CPNS, tentu akan memengaruhi jalannya pemerintahan. “Saat ini kekurangan PNS ditutupi dengan tenaga honorer, baik honorer yang diangkat langsung oleh Pemkot Cilegon atau honorer THL (Tenaga Harian Lepas) yang diangkat oleh masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” katanya.(gillang) 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook