Flu Burung Ancam Nyawa Warga

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 13 September 2018 - 11:29:43 WIB   |  dibaca: 224 kali
Flu Burung Ancam Nyawa Warga

FLU BURUNG : Pegawai Dinas Peternakan Lebak Hengki Suyanto memeriksa ayam mati yang positif flu burung, di Kampung Babakan Cibeurum, kemarin.

KALANGANYAR- Pengelola Kesehatan Ternak Besar dan Kecil pada Dinas Peternakan Kabupaten Lebak Hengki Suyanto mengatakan bahwa ayam yang mati mendadak di Kampung Babakan Cibeureum diketahui positif flu burung. Menurutnya, virus flu burung itu mengancam nyawa warga Kampung Babakan Cibeureum.


"Nyawa warga terancam karena ayam yang mati positif flu burung, (itu diketahui) setelah kita lakukan pengujian menggunakan alat pada ayam sudah mati," kata Hengki di Kampung Babakan Cibeureum, kemarin.


Menurut Hengki, pemeriksaan dilakukan pada bagian anus dan tenggorokannya. Pada bagian tenggorokan hasil tes menunjukan negatif flu burung. Namun pada anusnya positif flu burung. "Pada bagian tenggorokan kemungkinan kering karena ayam matinya sudah beberapa jam yang lalu," katanya.


Hengki mengungkapkan bahwa matinya ayam karena flu burung mengancam ayam lainnya serta nyawa pemilik dan warga sekitar. "Sebab virus flu burung dapat menular. Jika sampai tertular pada manusia maka nyawanya terancam," katanya.


Namun Hengki tidak mengharapkan adanya virus flu burung sampai menular pada manusia."Untuk itu kita minta kepada warga atau pemilik kandang untuk menguburkan atau membakar ayam yang sudah mati. Lalu ayam yang masih hidup harus dikarantina, dan bagi pemilik wajib mengenakan sarung tangan, masker dan cuci tangan pakai detergen," katanya.


Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Firman Rhamatullah mengatakan, upaya yang dilakukan mencegah flu burung menular ke manusia adalah dengan mengubur atau membakar ayam tersebut, dan jangan dimakan. "Harus dimatikan, dibakar lalu dikubur, dinas peternakan lebih tahu prosedur," katanya.


Rahmat menuturkan, banyaknya ayam mati karena flu burung harus diwaspadai masyarakat setempat."Kalau ada masyarakat punya ayam atau warga sekitar ada kena flu dan demam tinggi maka harus kita waspadai. Khawatir kena, kalau kena maka harus diisolasi. Biasanya kita rawat di (rumah sakit) Soeilanti Saroso Jakarta dengan ambulan khusus," katanya. (purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook