Warga Kaserangan Membusuk di Rumahnya

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 13 September 2018 - 14:37:37 WIB   |  dibaca: 209 kali
Warga Kaserangan Membusuk di Rumahnya

EVAKUASI : Polisi datang ke lokasi penemuan mayat, kemarin. Untuk mengetahui penyebab kematiannya, polisi mengevakuasi korban ke RSUD Serang.

SERANG- Anhar (46), warga Kampung Nambo, RT 003/01, Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, ditemukan membusuk di rumahnya, Rabu (12/9). Belum diketahui apa penyebab kematian korban. Namun korban diduga meninggal karena sakit.


Saksi mata yang juga kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) David Solehudin mengatakan, mayat korban pertama kali ditemukan oleh pengurus PDIP yang bernama Nani Supriyani pada pukul 09.30.

Saat itu aroma busuk tercium hingga Kantor DPC PDIP Kecamatan Ciruas."Rumah korban memang masih satu blok dengan kantor kita. Awalnya, Pak Nani mencium bau busuk di rumah korban. Setelah dicek, ternyata korban sudah meninggal, Kemudian, Pak Nani melapor kepada saya," katanya kepada Banten Raya, kemarin.


Menurut David, korban memang sudah beberapa hari tidak terlihat keluar rumah. Padahal biasanya korban selalu terlihat keluar dan sesekali menyapa pengurus PDIP yang kebetulan sedang ada di kantor."Kalau saya terakhir melihat korban hari Sabtu (8/9) atau 5 hari lalu. Tapi kalau menurut penjaga warung, dia terakhir melihat korban sedang duduk di teras rumah pada hari Senin (10/9)," ujarnya.


Lebih lanjut David mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan keluarga, Anhar memang memiliki riwayat penyakit paru-paru. Sehingga keluarga menduga korban meninggal secara wajar akibat sakit yang dideritannya. "Keterangan medis sementara dari keluarga, memang korban sedang sakit," ungkapnya.


Kapolsek Ciruas Kompol Nono Karsono mengatakan, dari keterangan keluarga korban yakni Masamah, korban memiliki riwayat penyakit paru-paru. Dengan begitu pihaknya menyakini jika korban meninggal karena sakit."Korban minggu lalu sempat ke rumahnya (Masamah) sambil ngopi. Di sana korban cerita kalau dirinya sedang sakit sesak napas atau penyakit paru-paru," katanya.


Meski diduga kuat karena sakit, Nono mengungkapkan, korban untuk sementara waktu dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Drajat Prawiranegara untuk diotopsi."Kita evakuasi ke rumah sakit. Kami juga sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian," ungkapnya. (darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook