Tokoh Banten Gabung, Tim Jokowi Makin Pede

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 13 September 2018 - 14:40:31 WIB   |  dibaca: 889 kali
Tokoh Banten Gabung, Tim Jokowi Makin Pede

TAMBAH PEDE : Gubernur Wahidin Halim (WH) mendampingi Presiden Jokowi pada acara di Tangerang, belum lama ini. Informasi bergabungnya WH membuat tim pemenangan Jokowi makin pede.

SERANG- Tim Pemenangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin semakin pede alias percaya diri bisa mengamankan suara di Provinsi Banten pada ajang pemilihan presiden (pilpres) 2019. Alasanya, tim kini diperkuar oleh Gubernur Banten Wahidin Halim (WH). Masuknya tokoh besar Banten diyakini bisa menarik simpati masyarakat.


Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah mengatakan, dirinya sudah mengetahui WH bergabung dengan tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf dari Ketua DPD PDIP Provinsi Banten Asep Rahmatullah. Meski demikian dia juga meminta awak media untuk mengkonfirmasinya secara langsung kepada yang bersangkutan.

“Tahu informasi saja dari Pak Asep, katanya sudah masuk. Statement resmi sudah atau belum? Mungkin dari Pak WH-nya dulu ya. Karena kan kita tahu statement itu tidak membawa institusi sebagai gubenur tapi sebagai pribadi,” ujarnya kepada awak media usai acara pelepasan kontingen Palang Merah Indonesia (PMI) Banten pada temu karya nasional di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (12/9).


Tatu yang juga kini menjabat sebagai Bupati Serang itu menuturkan, dengan masuknya WH dalam tim membuat pihaknya lebih percaya diri menghadapi pilpres 2019 khususnya di Banten. Menurutnya, setiap tokoh masyarakat bisa memberikan dampak pada hasil akhir pesta demokrasi lima tahunan tersebut.“Pastinya lah semakin banyak tokoh masyarakat yang masuk ke tim sukses Pak Jokowi-Ma'ruf ini kekuatan buat kita,” katanya.


Disinggung apakah masuknya WH dalam struktur tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf adalah bentuk pembajakan kader Partai Demokrat, Tatu enggan menanggapinya. “Mungkin bukan saya kapasitasnya buat jawab. Biar Pak WH yang jawab,” ungkapnya.


Dengan masuknya sejumlah kepala daerah di Banten dalam struktur tim pemenangan, Tatu memastikan semua akan mematuhi aturan dalam menjalankan tugasnya. Dia mencontohkan dirinya yang akan mengambil cuti saat melakukan kegiatan kampanye.“Di ketentuannya tidak boleh atas nama kepala daerah. Kalau saya ketua partai masuk di dalamnya karena struktur partai pengusung masuk di dalamnya. Ketika melakukan kegiatan kampanye, seperti biasa harus cuti, lebih detail ke KPU dan Bawaslu, seperti apa supaya juga tidak menjadi salah,” tuturnya.


Mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten itu juga menegaskan, dirinya tidak akan memanfaatkan fasilitas yang melekat pada dirinya sebagai bupati untuk kepentingan politik. “Yang pasti tidak boleh ada kegiatan pemerintah daerah yang dipakai untuk kampanye,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Provinsi Banten Asep Rahmatullah menegaskan, pernyataan dirinya yang menyebut WH masuk tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf adalah benar adanya. Hal itu didapat dari hasil perbincangan antara dirinya dengan WH.“Enggak ada masalah, wong sudah bicara kok. Sudah ketemu, ketemu Jumat minggu lalu, sudah oke. Anda (wartawan) kalau enggak percaya, berarti enggak percaya sama saya. Saya ini kan Ketua DPRD (Banten) bukan tukang cengek. Enggak mungkin statement saya ngarang,” tegasnya.


Soal pergerakan tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf sendiri, partai koalisi pengusung Jokowi-Ma'ruf di Banten sudah menetapkan kantor bersama yang berlokasi di Jalan Bhayangkata nomor 52, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.“Alhamdulillah kita kantor di Bhayangkara 52, kantor tim pemenangan, tim bersama. Alhamdulillah  sudah dibicarakan dengan Ketua Golkar Banten (Ratu Tatu Chasanah). Bikin baligo atau banner sebagai penanda itu kantor bersama, kantor tim pemenangan,” akunya.


Diberitakan sebelumnya, WH diklaim masuk dalam susun tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf pada pilpres 2019. Orang nomor satu di Banten itu ditunjuk sebagai dewan penasihat. Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi parpol koalisi pengusung Jokowi-Ma’ruf dengan agenda pembentukan Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Provinsi Banten, di Hotel Horisson Ultima Ratu, Kota Serang, Jumat (7/9).

Terkait hal tersebut, WH memilih untuk bungkam. Menurutnya, keengganan untuk menganggapi isu tersebut adalah haknya. “No comment, pokoknya no comment. Hak saya untuk tidak menjawab,” ujarnya kepada wartawan usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Banten.(dewa)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook