Pembangunan Masjid Agung Dilanjut

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 13 September 2018 - 14:44:05 WIB   |  dibaca: 170 kali
Pembangunan Masjid Agung Dilanjut

DILANJUT : Suasana Alun-alun Barat, Kota Serang, Rabu (12/9). Pemkot Serang hari ini berencana melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Kota Serang.

SERANG- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus melanjutkan rencana pembangunan Masjid Agung Kota Serang, di Alun-alun Barat Kota Serang. Peletakan batu pertama yang menandai rencana pembangunan Masjid Agung tersebut akan dilakukan oleh pemkot pada hari ini (Kamis 13/9). Peletakan batu pertama direncanakan akan dihadiri langsung oleh Walikota Serang Tubagus Haerul Jaman.

Asda II Kota Serang Poppy Nopriadi saat dikonfirmasi membenarkan bahwa peletakan batu pertama akan dilakukan pada Kamis (12/9) ini. Peletakan batu pertama ini menandakan rencana pembangunan masjid tersebut terus berlanjut. Perihal waktu pembangunannya akan melihat perkembangan yang ada. “Kalau pembangunannya bisa tahun ini atau tahun depan,” kata Poppy, Rabu (11/9).

Poppy mengungkapkan bahwa rencana pembangunan Masjid Agung Kota Serang merupakan pengejawantahan dari aspirasi masyarakat Kota Serang. Pasalnya selama 11 tahun berdiri Kota Serang belum memiliki masjid agung setingkat kota. Ia yakin rencana pembangunan ini akan banyak yang mendukung. “Kalau pun ada yang kontra, saya kira karena ada informasi yang tidak diterima secara utuh,” ujarnya.

Poppy mengatakan bahwa selama 11 tahun Kota Serang berdiri, masyarakat Kota Serang sudah cukup bersabar tidak adanya Masjid Agung Kota Serang. Padahal, muslim adalah mayoritas penduduk Kota Serang. Belum lagi moto Kota Serang sebagai Kota Madani.

Dengan adanya rencana pembangunan ini ia yakin seluruh masyarakat Kota Serang akan mendukung pembangunan Masjid Agung Kota Serang ini. Masjid agung dibangun di alun-alun meniru apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung. “Nanti parkirnya juga di basement seperti di Bandung sehingga tidak menimbulkan kemacetan,” katanya seraya menambahkan, ia menjamin hak masyarakat akan ruang terbuka hijau dan ruang berinteraksi warga tidak akan terenggut karena akan dialihkan ke Alun-alun Timur Kota Serang.
 
Poppy bersikeras bahwa proses pembangunan yang dimulai dengan peletakan batu pertama ini tidak melanggar aturan, meski studi kelayakan dan detail engineering Masjid Agung belum jadi. Menurutnya, pembangunan akan melanggar bila sudah dilakukan pembangunan sementara studi kelayakan dan detail engineering-nya belum ada. Sementara peletakan batu pertama hanya penanda bahwa rencana itu akan dilakukan."Yang melanggar itu kalau FS (studi kelayakan) sama DED belum ada tapi sudah dibangun," katanya.

Wakil Walikota Serang Sulhi mengatakan bahwa Masjid Agung Kota Serang telah menjadi cita-cita masyarakat Kota Serang. Sehingga Pemkot Serang bertanggungjawab untuk dapat mewujudkan cita-cita masyarakatnya tersebut untuk membangun Masjid Raya di Kota Serang. Ia menilai pemilihan lokasi pembangunan Masjid Agung Kota Serang di Alun-alun Barat sudah berdasarkan kajian yang matang.“Kalau nanti lihat desainnya pasti akan setuju semua,” katanya.

Sulhi menyatakan bahwa melihat daerah-daerah lain masjid agung biasanya berada di dekat pusat kota dan pusat pemerintahan. Karena ke depan pusat pemerintahan Kota Serang akan berada di sekitaran alun-alun, maka lokasi masjid di alun-alun sudah merupakan lokasi yang pas karena akan berdekatan dengan pusat pemerintahan Kota Serang.“Alun-alun Barat Kota Serang kan tempat semua orang berinteraksi. Tapi kadang mereka kebingungan ketika mau salat,” katanya. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook