Dindikbud Banten Gelar TC O2SN

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 13 September 2018 - 14:53:58 WIB   |  dibaca: 479 kali
Dindikbud Banten Gelar TC O2SN

O2SN : Pelatih dan pendamping serta peserta pelatihan Persiapan O2SN tingkat Provinsi Banten foto bersama usai pembukaan kegiatan, di salah satu hotel di kawasan Kota Serang, Selasa (11/9) malam.

SERANG – Untuk menghadapi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2018 di Jogyakarta, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten menggelar Pelatihan Persiapan O2SN pada Sekolah Khusus Tingkat Provinsi Banten.

Nani Wiratni penyelenggara kegiatan mengatakan, Pelatihan Persiapan O2SN atau yang lebih dikenal dengan training center (TC) ini bertujuan untuk menyiapkan para atlet O2SN yang akan berlaga di Jogyakarta pada peserta didik anak berkebutuhan khusus.“Sehingga para atlet memiliki kesiapan baik fisik maupun mental, untuk menghadapi pertandingan tingkat nasional,” kata Nani kepada Banten Raya usai menyampaikan sambutannya, Selasa (11/9) malam.

Dalam kesempatan itu, Nani meminta doa dan suportnya Banten berhasil meroneh prestasi pada ajang nasional tersebut. Kepada para pelatih, Nani meminta untuk seksama menyiapkan para atletnya, sehingga para atlet memiliki kesiapan yang maksimal.

Nani menjelaskan, untuk O2SN tahun ini memiliki Sembilan matagri dengan empat mata lomba, yaitu bulu tangkis, boci, atletik dan catur. Satu atlet akan didampingi satu pelatih dan satu pendamping.“Kami memiliki tujuh pelatih yang merupakan guru pada Sekolah Khusus yang kompeten di bidangnya. Dalam O2SN Tahun 2018 ini, kami menargetkan masuk ke dalam lima besar,” targetnya.

Dilokasi yang sama, Arkani Kepala Bidang Pendidikan Khusus pada Dindikbud Banten, O2SN tahun ini dilakukan serentak di Jogyakarta pada semua jenjang pendidikan. Moment ini menjadi nilai tambah bagi pendamping dan pelatih untuk bersatu dan memberikan dukungan sebagai kontingen asal Banten.“Jadi pada saat ini Jogya kita bukan lagi mewakili sekolah atau kabupaten/kota, namun mewakili Provinsi Banten yang harus mengharumkan nama Banten pada ajang O2SN tingkat nasional. Jadi saya minta harus saling support,” kata Arkani.

Terlebih, lanjutnya, Banten memiliki target yang harus lebih baik dalam event nasional tersebut, yaitu masuk lima besar dan merebut sebanyak-banyaknya medali emas. “Kesiapan ke ajang nasional mengatas namakan Provinsi Banten, jangan lagi atas nama sekolah atau kabupaten/kota,” tegasnya.

Rudi Prihardi Kepala Bidang SMA yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, Pemprov Banten dalam hal ini Dindikbud Banten sangat konsen terhadap pendidikan gratis yang sudah tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 31 Tahun 2018. Hal tersebut sesuai dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.“Sebagai prodak hukum, Peraturan Gubernur ini masih membutuhkan masukan dalam bentuk saran yang membangun, agar prodak hukum yang dikeluarkan akan lebih baik lagi untuk dunia pendidikan,” ujar Rudi.

Dalam kesempatan itu, Rudi mengajak kepada semua stakeholder untuk memiliki pemahaman yang sama dalam menanggapi Peraturan Gubernur soal pendidikan gratis tersebut. Agar operasional pendidikan gratis tidak membingungkan, kata Rudi, Dindikbud Banten saat ini sedang membuat petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (Juklak Juknis) dalam mengaplikasikan Peraturan Gubernur mengenai pendidikan gratis tersebut.

“Tidak hanya itu, Pak Gubernur dan Wakil Gubernur Banten juga saat ini sedang melakukan percepatan pencairan bantuan operasional sekolah (BOS) dan BOS daerah, yang kewenangannya sudah diberikan kepada Kepala Kantor Cabang Dinas di masing-masing kabupaten/kota.“Meskipun prosesnya tidak sederhana, namun mekanisme harus tetap ditempuh. Sehingga menyalahi aturan yang berlaku, dalam menjalankan BOS dan BOS Daerah,” ungkapnya.

Masih kata Rudi, Gubernur dan Wakil Gubernur Banten meminta kepada Dindikbud Banten untuk melakukan penguatan infrastruktur pendidikan, diantaranya adalah membangun ruang kelas baru, mendirikan sekolah baru dan melakukan merehab sekolah untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook