2 Ribu Mahasiswa Uniba Ikut OKK

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Jumat, 14 September 2018 - 13:57:41 WIB   |  dibaca: 433 kali
2 Ribu Mahasiswa Uniba Ikut OKK

SAMBUTAN : Rektor Universitas Bina Bangsa (Uniba) Furtasan Ali Yusuf menyampaikan sambutan di hadapan 2.000 peserta OKK MABA 2018 di Lapangan Kampus Uniba, Kota Serang, Kamis (13/9).

SERANG – Sebanyak 2.000 mahasiswa baru (Maba) mengikuti orientasi Kehidupan Kampus Universitas Bina Bangsa (OKK Uniba) 2018, yang dimulai dari hari kamis sampai minggu (13-16/9).Pelaksanaan OKK ini, mahasiswa akan menerima materi-materi tentang pengenalan seputar dunia kampus, materi revolusi mental dan materi inti character building untuk motivasi belajar.

Rektor Uniba Banten Furtasan Ali Yusuf pada pembukaan OKK maba 2018 di Lapangan Kampus Uniba mengatakan, ada sekitar 2.000 Maba yang mengikuti OKK pada tahun ini. Jumlah tersebut sesuai dengan yang ditarget kampus.


Pada kegiatan OKK tahun ini, kata pria yang akrab disapa Fay, seperti biasa maba akan mendapatkan materi-materi, dan materi inti tentang materi character building yang akan disampaikan oleh Tim Ary Ginanjar Menara 615 pada akhir acara.“Materi inti ini dimaksudkan untuk memberikan motivasi, agar mahaiswa siap belajar, siap menghadapi hidup dan siap meraih kesuksesan. Semoga peserta menerima materi-materi dengan baik, dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Fay, Kamis (13/9).


Selain itu, Fay juga menyampaikan, OKK tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, karena Bina Bangsa sudah berubah statusnya dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi menjadi Universitas. “Dahulu di Kampus Bina Bangsa hanya ada 1 fakultas yaitu Fakultas Ekonomi Bisnis,  sekarang ada beberapa fakultas baru diantaranya Fakultas Hukum, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Teknik, dan Fakultas MIPA,” ucapnya.


Ditempat yang sama, Hadi Kurniawan Ketua Panitia OKK Maba Uniba 2018 menyampaikan, peserta OKK dibagi kedalam 40 kelompok. Dalam memberikan penilaian, panitia akan menilai kekompakan dan dispilin kelompok, karena kegiatan OKK ini merupakan satu rangkaian kegiatan sebelum memasuki kuliah sesungguhnya.“Berharap output OKK ini, mahasiswa mengetahui arti bela negara sebagai nilai-nilai kebangsaan, juga penguatan karakter dan tentunya membentuk sikap dan perilaku mahasiswa yang baik,” ujarnya.


Sementara itu, materi revolusi mental disampaikan perwakilan dari Badan Diklat Provinsi Banten Saefudin menyampaikan, revolusi mental adalah gerakan nasional untuk mengubah cara pandang, pola pikir, sikap-sikap, nilai-nilai dan perilaku bangsa Indonesia untuk mewujudkan Indonesia berdaulat, mandiri dan berkepribadian.“Revolusi mental dengan kata lain disebut sebagai gerakan hidup baru bangsa Indonesia yang bertumpu pada tiga nilai dasar, yaitu integritas, etos kerja, dan gotong royong. Sasaran dari revolusi mental adalah penyelenggara negara dan masyarakat,” pungkasnya. (basyar)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook