Jaman Minta Syafrudin Selesaikan Masjid Agung

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 14 September 2018 - 14:18:56 WIB   |  dibaca: 405 kali
Jaman Minta Syafrudin Selesaikan Masjid Agung

SUDAH LAMA DICITAKAN : Walikota Serang Tb Haerul Jaman melakukan peletakan batu pertama rencana pembangunan Masjid Agung Kota Serang di Alun-alun Barat, Kota Serang, Kamis (13/9).

SERANG – Walikota Serang Tubagus Haerul Jaman meminta walikota dan wakil walikota yang akan melanjutkan kepemimpinan di Kota Serang yakni Syafrudin-Subadri Usuludin merealisasikan pembangunan Masjid Agung Kota Serang yang akan dibangun di Alun-alun Barat Kota Serang. Kemarin peletakan batu pertama rencana pembangunan masjid agung dilakukan oleh Jaman didampingi sejumlah pejabat dan tamu undangan.


Diketahui, karena akan mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Golkar, maka Jaman harus mundur dari jabatannya sebagai Walikota Serang pada 20 September mendatang. Padahal, akhir masa jabatannya baru akan berakhir pada 5 Desember mendatang. Karena anggaran studi kelayakan pembangunan Masjid Agung Kota Serang baru akan masuk pada APBD Perubahan tahun 2018 maka secara otomatis jabatan kepala daerah bukan dijabat oleh Jaman lagi. Karena itu ia meminta pembangunan Masjid Agung Kota Serang yang merupakan aspirasi masyarakat itu direalisasikan.


“Saya harap pembangunannya akan diteruskan oleh walikota yang baru sampai selesai sehingga akan jadi masjid kebangaan kita semua, kebanggaan masyarakat Kota Serang,” kata Jaman usai Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah/ 2018 Miladiyah dan Peletakan Batu Pertama Rencana Pembangunan Masjid Agung Kota Serang di Alun-alun Barat Kota Serang, Kamis (13/9).


Jaman mengatakan bahwa aspirasi pembangunan Masjid Agung Kota Serang sebenarnya telah lama disampaikan oleh masyarakat kepada Pemkot Serang bahkan saat ia masih menduduki posisi Wakil Walikota Serang mendampingi Bunyamin yang merupakan Walikota Serang pertama kala itu.

Saat ia mencalonkan diri lagi sebagai calon walikota bersama Sulhi pembangunan Masjid Agung Kota Serang pun dimasukkan dalam janji kampanye. Namun karena ada banyak pembangunan prioritas, maka pembangunan masjid agung baru diinisiasi pada akhir masa jabatannya.“Sebelumnya kan kita ada pembangunan lain yang prioritas seperti pembangunan rumah sakit,” katanya seraya menambahkan tidak masalah rencana pembangunan masjid agung terlambat daripada tidak sama sekali.


Jaman menjamin keberadaan masjid agung tidak akan mengurangi ruang terbuka hijau di alun-alun bahkan fungsinya akan lebih banyak. Di sekeliling masjid masih bisa dijadikan sebagai tempat olahraga dan aktivitas lainnya.


Bahkan bila sudah ada basement maka bisa menampung kendaraan milik jemaat Nasrani yang beribadah saat hari Minggu. Anggaran pembangunan Masjid Agung Kota Serang diperkirakan akan menghabiskan Rp80 miliar lebih. Ditanya tentang adanya pro dan kontra pembangunan masjid ini, Jaman hanya mengatakan bahwa ia hanya menindaklanuti aspirasi masyarakat yang ingin ada masjid agung di alun-alun.


Asda II Kota Serang Poppy Nopriadi mengatakan bahwa momen pembangunan Masjid Agung Kota Serang akan dijadikan sebagai penataan secara menyeluruh areal alun-alun untuk mengatasi kesemrawutan, kemacetan, dan masalah lainnya yang selama ini kerap tidak terpecahkan. Ia menjamin fungsi alun-alun sebagai ruang terbuka hijau dan sarana interaksi sosial tidak akan hilang dengan adanya masjid agung.

Bahkan nanti dengan adanya basement akan mampu menampung kendaraan sehingga bisa menjadi solusi parkir dan kemacetan.“Setelah jadi nanti tidak ada lagi parkir di atas tapi di basement. Ada juga sekretariat dan perkantoran bahkan pusat kuliner jajanan khas Serang yang halal di basement,” ujarnya.


Meski saat ini sudah dilakukan peletakan batu pertama namun Poppy memperkirakan pembangunan fisik baru bisa dilakukan pada semeter kedua tahun 2019 mendatang. Selama pembangunan belum dimulai maka alun-alun barat masih bisa digunakan untuk kegiatan keseharian dan acara pemerintahan.“Kalau kita pengen secepatnya pembangunannya. Paling 2 atau 3 tahun,” katanya.


Poppy menyatakan bahwa selama ini masyarakat muslim Kota Serang sudah cukup bersabar tidak memiiki tempat ibadah yang refresentatif. Padahal, usulan Masjid Agung Kota Serang sudah dilayangkan masyarak sejak tahun 1960-an.

Di tengah kebutuhan pembangunan yang lain Pemkot Serang juga prioritaskan pembangunan spiritual yang tidak hanya non fisik tetapi juga fisik seperti masjid agung ini.“Masyarakat muslim Kota Serang sampai saat ini belum punya masjid yang refresentatif. Masjid yang ada selama ini masih milik perorangan bukan milik Pemkot Serang,” katanya.


Ketua MUI Kota Serang KH Mahmudi menyambut baik rencana pembangunan Masjid Agung Kota Serang. Ia berharap masjid akan mempersatukan umat Islam karena itu pembangunannya harus diteruskan oleh walikota selanjutnya.“Ini supaya menghilangkan transaksi dongdot rojali atau rombongan jablai liar yang sering mangkal di alun-alun,” ujarnya. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook