Ratu Ubur-Ubur Dinyatakan Gila

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Sabtu, 15 September 2018 - 11:13:19 WIB   |  dibaca: 384 kali
Ratu Ubur-Ubur Dinyatakan Gila

TERNYATA STRES : Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin menunjukan hasil pemeriksaan Aisyah Tusalamah dari RSJ Grogol, Jumat (14/9).

SERANG - Ratu Ubur-Ubur Aisyah Tulamah dinyatakan mengalami gangguan jiwa atau gila oleh Rumah Sakit Jiwa Grogol setelah menjalani sejumlah pemeriksaan atas permintaan Polres Kota Serang. Aisyah Tulamah diketahui merupakan tersangka penistaan agama. Ia menyebarkan paham mengatasnamakan Islam, namun berbeda dari ajaran Islam yang biasa dianut oleh masyarakat. Di antara pahamnya yang menyimpang adalah mempercayai Nabi Muhammad adalah seorang perempuan.

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin mengatakan Aisyah dinyatakan mengalami gangguan jiwa berat, memiliki kemampuan atau potensi dasar tampil pada taraf di bawah rata-rata, dengan full IQ 90. ""Dapat kami sampaikan perkembangan terakhir, setelah kurang lebih 21 hari AS (Aisyah) kita observasi ke RSJ dr Suharto Herdian di Grogol. Kemarin sudah keluar hasil visum, keterangan dari tiga orang ahli yaitu dr Safitri Wulandari, dr Agung Priyanto, dan dr Endah Tri Lestari," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

"Daya nilai sosial sosial terganggu, uji daya nilai terganggu, daya nilai realitas terganggu. Disimpulkan hasil visum, terperiksa saat ini menunjukan adanya gangguan jiwa berat, tidak mampu tanggungjawab sepenuhnya atas perbuatannya," ujarnya.

Lebih lanjut, Komarudin menambahkan hasil pemeriksaan kejiwaan itu sesuai dengan hasil pemeriksaan pertama oleh dr Tri Anjaswati dari RSUD dr Dradjat Prawiranegara Serang."Jadi disimpulkan pada saat ini, terperiksa mengalami gangguan jiwa berat. Jadi hasil keterangan RSUD dr Dradjat dan RSJ Grogol sama,"

Komarudin mengungkapkan dari hasil itu, RSJ merekomendasikan agar Aisyah menjalani pengobatan psikiatrik, guna mendapatkan pengobatan yang optimal, untuk mengantisipasi gangguan yang dialaminya."Kami selaku penyidik masih harus mengkaji lagi, berkoordinasi dengan ahli-ahli pidana dan hukum terkait masalah ini," ungkapnya.

Meski mengalami gangguan jiwa, Komarudin menegaskan, kasus hukum yang menjerat Aisyah tetap diproses secara hukum, sampai ada putusan lebih lanjut dari pengadilan."Yang jelas karena sudah masuk ke ranah penyidikan tentunya sudah merupakan hak preogratif hakim apakah kasus lanjut atau tidak," katanya.

Untuk diketahui, sosok ratu kerajaan ubur-ubur, Aisyah menjadi sorotan publik sejak pertengahan Agustus 2018 lalu. Aisyah tinggal di kerajaannya yang terletak di sebuah rumah di Lingkungan Tower Indah Sayabulu RT 02/RW 07, Kelurahan Serang, Kota Serang.

Dari keterangan Aisyah, dirinya mengaku penganut ajaran Sunda Wiwitan. Namun dirinya mencampur adukkan antara Sunda Wiwitan, Islam dan ajaran lain. Sehingga ajarannya dianggap menyimpang. Bagi pengikutanya, sosok Aisyah dikenal dengan sebutan bunda. Sedangkan para pengikutnya ini disebut dengan anak bunda.

Setelah mendapatkan tekanan dari masyarakat, kepolisian dan MUI Kota Serang, Kerajaan Ubur Ubur akhirnya dibubarkan dan Aisyah mengakui jika ajaran yang disebarkannya sesat dan menyesatkan. Aisyah kemudian memilih untuk bertaubat, serta kembali kepada ajaran Islam yang benar. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook