AKCF Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Senin, 17 September 2018 - 14:12:16 WIB   |  dibaca: 271 kali
AKCF Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

MERIAH : Bupati Serang, Rt Tatu Chasanah bersama ketua panitia, Agus Erwana dan Kepala Disbudpar Banten, Eneng Nurcahyati ikut memeragakan Silat Kaserangan pada acara AKCF 2018, di Pantai Florida, Anyer, Sabtu (15/9).

SERANG – Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) 2018 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, di Anyer, meriah. Minggu (16/9). Antusias masyarakat pada cara tersebut tidak hanya datang dari wisatawan lokal, namun juga dari wisatawan mancanegara saat acara Color Fun Run 10K.

AKCF yang digelar sejak Sabtu (15/9) itu juga menggelar lomba Silat Kaserangan, dan Fun Wall Climbing and Bouldering. Pantauan Banten Raya di lokasi, selama kegiatan berlangsung tidak kurang dari 1.500 setiap harinya peserta yang datang pada kegiatan tersebut. Untuk wisatwan lokal mereka berasal dari Jakarta, Bogor, Bekasi, Bandung, dan beberapa daerah lainnya di Indonesia. Sedangkan untuk wisatawan dari mancanegara berasal dari Kenya sebanyak lima orang.


Bupati Serang, Rt Tatu Chasanah mengatakan, tujuan dimasukannya lomba Silat Kaserangan dalam AKCF 2018 sebagai upaya untuk mengangkat dan melestarikan budaya Kabupaten Serang agar tidak punah. “Silat Kaserangan ini seperti digagas awalnya oleh saya beserta paguron yang ada di Kabupaten Serang. Para sesepuh mereka sepakat membuat satu gerakan bersama,” kata Tatu, Minggu (16/9).


Selain itu, tujuan dari digelarnya lomba tersebut juga dalam rangka membina atlet pencak silat dengan memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada para atlet untuk berlatih. “Mereka (peserta lomba-red) ini kita persiapkan untuk menjadi atlet tingkat nasional bahkan dunia. Mudah-mudahan sengan Asian Games kemarin menjadi motivasi bagi para atlet pencak silat di Kabupaten Serang,” ujarnya.


Tatu juga mengapresiasi peserta Color Fun Runk 10K yang jumlahnya terus meningkat dari tahun sebelumnya, sehingga kedatangan para wisatawan dinilai cukup signifikan. “Kegiatan Color Fun Runk 10K ini selain menghibur, tujuannya utamanya untuk mengundang para tamu datang ke sini (Anyar-Cinangka-red). Tadi (kemarin-red) saya berbincang ada peserta dari Bekasi, Jakarta, bahkan ada juga yang dari luar negeri,” tuturnya.


Namun demikian, Tatu menilai saat ini yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yaitu membangun kesadaran masyarakat yang tinggal di kawasan pariwisata agar menjadi tuan rumah yang baik.“Sekarang tamu sudah datang, masyarakatnya jangan sampai membuat kecewa pengunjung karena masyarakatnya kurang ramah, tempatnya tidak bersih, dan meberikan harga yang mahal. Saya perintahkan camat dan dinas desa untuk melakukan pembinaan,” paparnya.


Sementara itu, Ketua Panitia AKCF 2018, Agus Erwana memastikan,  keikutsertaan masyarakat dan wisatawan pada kegiatan AKCF tahun ini meningkat signifikan. “Kalau dari data banyak tahun lalu, tapi kaos yang kita siapkan 1.000 habis, prediksi kami sampai 1.500. Kemudian pastisipasi masyarakat mancanegara sudah mulai kelihatan. Tentu ini akan terus kita evaluasi agar ke depannya lebih baik lagi,” ujar Agus. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook