Tugas Jaman dan Sulhi Rampung

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 20 September 2018 - 13:03:36 WIB   |  dibaca: 108 kali
Tugas Jaman dan Sulhi Rampung

TUGAS BERAKHIR : Wakil Wali Kota Serang Sulhi Choir beres-beres di ruang kerjanya, Rabu (19/9).

SERANG- Masa jabatan Walikota Serang Tb Haerul Jaman dan Wakil Walikota Serang Sulhi berakhir pada 20 September 2018, atau hari ini. Kemarin, keduanya mulai berkemas, mengangkut barang-barang miliknya yang ada di ruang kerjanya, seiring rampungnya tugas mereka.

Asda I Kota Serang Nanang Saepudin mengatakan bahwa surat keputusan pemberhentian Tb Haerul Jaman tertuang dalam SK menteri dalam negeri nomor 131.36-5980 tahun 2018 tentang pemberhentian Walikota Serang.

Sementara surat keputusan pemberhentian Sulhi Choir tertuang dalam SK nomor 132.36-5981 tahun 2018 tentang pemberhentian Wakil Walikota Serang. Dalam surat tersebut disebutkan menteri dalam negeri memutsukan mengesahkan pemberhentian dengan hormat Jaman dan Sulhi.

Nanang menjelaskan bahwa meski kedua surat tersebut ditandatangani pada 12 September 2018, namun pemberhentian Jaman dan Sulhi baru berlaku saat keduanya ditetapkan dalam daftar calon tetap (DCT) calon anggota legislatif oleh KPU. Jaman diketahui mencalonkan diri sebagai caleg DPR RI. Sedangkan sulhi mencalonkan diri sebagai caleg DPRD Banten.
“Jadi saat KPU memutuskan DCT maka saat itu pula pemberhentian Pak Jaman dan Pak Sulhi berlaku,” kata Nanang, Rabu (19/9).


Nanang mengatakan bahwa dalam SK mendagri tidak disebutkan mengangkat penjabat walikota atau pelaksana harian (plh) walikota. Awalnya ia berharap SK yang dikeluarkan mendagri meliputi juga nama penjabat walikota atau plh walikota. Karena itu Kota Serang saat ini hanya dalam posisi menunggu apakah gubernur akan mengangkat penjabat walikota atau plh walikota.“Hak preogratif pengusulan penjabat dan plh adalah gubernur. Kota Serang tidak punya hak mengusulkan atau mengarahkan,” katanya.

Nanang menyatakan bahwa ada dua skenario yang bisa diambil oleh gubernur dalam mengisi kekosongan jabatan walikota Serang. Pertama, mengangkat penjabat walikota. SK penjabat walikota dikeluarkan oleh mendagri. Penjabat walikota memiliki tugas dan fungsi yang sama dengan walikota. Ia bisa melantik pegawai dan mengesahkan peraturan daerah.


Kedua, mengangkat plh walikota. Orang yang ditunjuk menjadi plh walikota adalah orang yang secara jenjang kepegawaian tertinggi, dalam hal ini berarti Sekda Kota Serang. Berbeda dengan penjabat walikota, seorang plh walikota tidak memiliki kewenangan melantik pegawai dan mengesahkan peraturan daerah.

Masa kerja plh walikota maksimal hanya 15 hari, termasuk hari libur. Baik penjabat maupun plh diangkat untuk mengisi kekosongan jabatan kepala daerah sampai dengan walikota dan wakil walikota terpilih dilantik.

Kepala BKPSDM Kota Serang Yoyo Wicahyono mengungkapkan bahwa Jawa Barat bisa menjadi salah satu contoh bagaimana plh diangkat untuk mengisi kekosongan jabatan. Saat itu Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa ditunjuk sebagai plh menggantikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang lengser Rabu, 13 Juni 2018.

Berdasarkan pasal 131 ayat (4) PP nomor 49 tahun 2008 disebutkan bahwa jika terjadi kekosongan kepala daerah dan wakil kepala daerah, sekretaris daerah melaksanakan tugas sehari-hari kepala daerah. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook