Cegah Korupsi, Aplikasi SIPKD Dimaksimalkan

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Selasa, 25 September 2018 - 14:24:00 WIB   |  dibaca: 70 kali
Cegah Korupsi, Aplikasi SIPKD Dimaksimalkan

PANTAU APLIKASI : Operator Ruang Pintar Setda Kabupaten Pandeglang mengoperasikan aplikasi command center, kemarin (24/9).

PANDEGLANG - Menindaklanjuti instruksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pemkab Pandeglang terus berupaya mengoptimalkan aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD). Aplikasi online atau daring yang bisa diakses melalui telepon pintar itu diklaim mampu meminimalisir munculnya tindakan korupsi di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), karena langsung dipantau masyarakat.


Kepala Dinas Komunikasi Informasi Sandi dan Statistik (Diskomsantik) Pandeglang, Yahya Gunawan membenarkan, aplikasi SIPKD yang diminta KPK saat ini sudah mulai berjalan. Bahkan, aplikasi tersebut sedang dilakukan perubahan agar bisa beroperasi secara lebih optimal. "Ya, aplikasi SIPKD amanat dan arahan KPK. Saat ini dalam tahapan finalisasi karena ada penambahan kelengkapan data. Mudah-mudahan tidak lama lagi aplikasi ini bisa segera terintegrasi," kata Yahya, di kantornya, Senin (24/9).


Aplikasi SIPKD, kata Yahya, sebagai bentuk terobosan pemerintah daerah dalam memberikan keterbukaan informasi publik dalam pengelolaan anggaran. Sehingga penggunaan anggaran di masing-masing OPD mendapatkan pengawasan masyarakat secara ketat. "Dengan aplikasi yang ada, masyarakat bisa melihat secara langsung pengelolaan keuangan semua OPD. Misalnya, masyarakat ingin tahu bagaimana realisasi anggaran maupun penggunaannya," imbuhnya.


Yahya menjelaskannya, aplikasi SIPKD akan didukung dengan beberapa aplikasi yang sudah digunakan Pemkab, diantaranya Sistem Informasi Transparansi Publik (SITP). "Data yang ditampilkan dalam aplikasi SIPKD maupun SITP nantinya akan terintegrasi dengan RKPD (rencana kerja pemerintah daerah), sistem pengadaan barang dan jasa secara online. Nantinya, aplikasi itu juga akan mengcover seluruh perencanaan, pelaporan maupun realisasi keuangan setiap OPD," jelasnya.


Menurutnya, penggunaan aplikasi secara online sebagai bentuk upaya Pemkab Pandeglang menuju smart city. Yahya mengharapkan, aplikasi yang sudah diterapkan dapat menjadi sarana untuk masyarakat yang ingin memperoleh informasi program kerja semua OPD. "Ini merupakan salah satu upaya menuju pandeglang smart city. Semoga aplikasi yang ada bisa mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi yang dibutuhkan," harapnya.


Kasi Informasi Diskomsantik Pandeglang, Eval Arifal menuturkan, sedang melakukan berbagai persiapan guna mendukung aplikasi SIPKD. Dia menargetkan, aplikasi tersebut dalam waktu dekat bisa segera dioperasikan sesuai harapan Pemkab Pandeglang. "Sedang kita siapkan, semoga segera berjalan," tuturnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook