Dilengkapi 8 Payung Raksasa, Dibalut Marmer 1,4 Hektar

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 27 September 2018 - 16:47:14 WIB   |  dibaca: 1337 kali
Dilengkapi 8 Payung Raksasa, Dibalut Marmer 1,4 Hektar

BERUBAH DRATIS : Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meninjau proyek revitalisasi Kawasan Banten Lama di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Rabu (26/9).

SERANG – Revitalisasi Banten Lama diklaim sudah mencapai 40 persen. Keberadaan payung raksasa di alun-alun Banten Lama akan mempercantik lokasi itu. Apalagi saat malam hari payung raksasa itu akan menyala indah karena dihiasi dengan ornamen khusus.


Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten Mohammad Yanuar mengungkapkan bahwa keberadaan delapan payung raksasa setinggi 11 meter di hadapan Menara Banten Lama akan memperindah Banten Lama. Batang payung raksasa itu akan ditutup menggunakan warna tertentu dan diberi ornamen.

Bagian dalam akan diberi lampu sehingga ketika malam akan terlihat ada corak yang indah. “Ini untuk memperindah,” kata Yanuar di sela kunjungan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di Banten Lama, Rabu (26/9).


Bagian atas payung yang mengembang dan memiliki rongga akan mampu mengalirkan air hujan yang akan dibuang ke kanal. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal pembangunan payung raksasa tidak dibuat seperti di Madinah atau Aceh yang bisa buka tutup. “Seluruhnya cuma 8 payung,” katanya.


Ia mengatakan bahwa bagian bawah alun-alun menggunakan marmer seluas 1,4 hektare. Bila saat ini lantai marmer masih terlihat kusam hal itu karena memang belum dipoles. Namun untuk kebutuhan perayaan hari ulang tahun provinsi banten nanti ia akan mengusahakan agar marmer dipoles satu kali. “Tadi ada permintaan dari wagub supaya lebih indah nanti kita poles sekali buat HUT Banten,” katanya.


Yanuar mengungkapkan bahwa secara keseluruhan target pembangunan selesai pada Desember mendatang. Namun karena HUT Banten akan digelar di sana, maka lokasi tersebut akan dipersiapkan agar layak sebagai lokasi upacara HUT Banten.

Perayaan HUT Banten di Banten Lama juga dimaksudkan agar Gubernur Banten Wahidin Halim bisa menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Banten Lama yang dulu terkenal kumuh dan kotor saat ini sudah dibenahi dengan baik. Setelah 18 tahun Provinsi Banten berdiri baru saat ini Banten Lama benar-benar ditata secara baik.“Nanti kan ketahuan dari medsos, Banten Lama sudah berubah sekarang,” tuturnya.


Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan bahwa kedatangannya ke Banten Lama untuk melihat persiapan HUT Banten dan melihat progres pembangunan Banten Lama. Berdasarkan informasi, progres revitalisasi Banten Lama tahap pertama sudah mencapai 38-40 persen. Karena merupakan daerah cagar budaya dalam merevitalisasi Banten Lama tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten juga dilibatkan.


Terkait HUT Banten yang akan dilakukan pada 4 Oktober mendatang, Andika mengatakan bahwa sesuai rencana undangan yang akan menghadiri mencapai 4.000 orang. Selain upacara, HUT Banten juga akan dimeriahkan dengan pasar rakyat, pesta rakyat, dan pengobatan gratis.


Ke depan setelah revitalisasi selesai, pengelolaan Banten Lama akan diserahkan kepada badan pengelola. Pembahasan mengenai hal itu akan dibahas setelah perayaan HUT Banten. Meski demikian, sebelum badan terbentuk, maka pemeliharaan akan dilakukan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten. “Pemeliharaan sudah dianggarkan di perkim sampai tahun 2019,” ujarnya. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook