Warga Diajak Siaga Potensi Bencana

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 28 September 2018 - 11:51:48 WIB   |  dibaca: 176 kali
Warga Diajak Siaga Potensi Bencana

SIMULASI : Camat Jombang Agus Ariadi menyampaikan sambutan pada acara peningkatan kesiapsiagaan bencana.

Pemerintah Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang mengajak warga untuk siaga menghadapi potensi bencana yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Untuk itu, warga diberikan sosialisasi kebencanaan agar paham dan mengerti dalam mengatasi dan menanggulangi bencana di lingkungannya.

Lurah Jombang Wetan Hasannudin menyatakan, kurang lebih 50 peserta yang terdiri dari Pengurus Rukun Tangga (RT), Rukun Warga (RW), tokoh masyarakat dan lainnya ikut dalam kegiatan sosialisasi. Harapannya peserta tersebut bisa mendapatkan pemahaman yang benar tentang kebencanaan.

 "Sosialisasi ini diadakan agar warga bisa mengerti tentang potensi kebencanaan yang bisa terjadi, bagaimana mengantisipasinya dan mengatasinya warga paham, sehingga hal yang merugikan bisa diminimalisir akibat bencana," katanya kepada Banten Raya, Kamis (27/9).


Hasan menjelaskan, selain paham dalam mengantisipasi bencana dan mengatasi pasca bencana, peserta yang merupakan tohok penting dalam lingungan juga bisa mengajak warga lainnya untuk paham soal kebencanaan, sehingga semakin banyak yang paham maka kerugian dan korban bisa semakin sedikit. "Sudah menjadi bagian dari tugas mereka untuk kembali mensosialisasikan kepada warga. Agar warga bisa paham dalam konteks kebencanaan," jelasnya.

Sementara itu, Camat Jombang Agus Ariadi mengungkapkan, bencana bukan hanya timbul dari situasi alam saja. Namun, bencana juga bisa terjadi karena adanya konflik sosial di masyarakat.

Untuk itu, warga juga harus mengerti bagaimana melakukan pencegahan terhadap bencana sosial tersebut. "Dalam UU (Undang-undang) Nomor 24/2007 konflik sosial juga masuk dalam kategori bencana. Untuk itu, kami meminta warga bisa bersama berperan dalam mengantisipasi bencana, khususnya bencana sosial," ungkapnya.


Agus menambahkan, dalam situasi menjelang pemilihan legislatif (Pileg) 2019 biasanya situasi kemanan dan konflik mudah terjadi. Untuk itu, warga yang sudah mendapatkan sosialisasi harapannya mampu mengantisipasi. "Sekarang ini tahunnya politik. Kami coba untuk bis amengantisipasi melalui upaya-upaya kesiapsiagaan bencana ini, sehingga warga paham dan bisa mengantisipasinya," tambahnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook