Tancap Gas Hindari Degradasi

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Jumat, 28 September 2018 - 12:46:01 WIB   |  dibaca: 282 kali
Tancap Gas Hindari Degradasi

ASAH STRATEGI : Skuat Cilegon United berlatih strategi untuk menghadapi zona degradasi Liga 2 wilayah barat.

CILEGON – Kesebelasan Cilegon United (CU) akan menghadapi PSPS Riau di Stadion Krakatau Steel dalam laga lanjutan Liga 2 wilayah barat sore ini. Seluruh pemain wajib tancap gas untuk bisa meraih 3 poin untuk mengamankan posisi dari zona degradasi. Apalagi pertandingan Liga 2 tinggal menyisakan empat laga tersisa sementara persaingan di wilayah barat makin ketat.  


CEO CU Yudhi Apriyanto didampingi pelatih Sasi Kirono menuturkan, anak –anak diharapkan melupakan hasil negatif saat berlaga di Aceh. Kekalahan 1-0 harus menjadi cambuk agar di laga melawan PSPS Riau bisa bangkit. “Kami kalah beruntung di Aceh. Kini saatnya kami fokus untuk laga selanjutnya melawan Riau. Kami akan berjuang untuk bisa 3 poin,” tegasnya.


Jelang laga lawan wakil pulau Sumatera ini, skuat CU dalam kondisi yang bagus. Pemain dalam kondisi fit dan siap tempur untuk memenangkan laga.Usai pulang dari Aceh ia langsung memanfaatkan waktu untuk menyusun strategi guna mengalahkan PSPS Riau. “Pertemuan pertama kami kalah tipis 1-2. Untuk laga kandang saya menargetkan kemenangan berapa pun skornya. Kami siap membalas kekalahan putaran pertama ,” tegasnya.


Untuk strategi pihaknya akan memaksimalkan lini depan dan tengah untuk melakukan tekanan guna mencuri gol. Ia berharap gelandang dan penyerang lebih atraktif meneror lini belakang PSPS. “Saya memiliki banyak penyerang. Pemain terbaik akan saya turunkan untuk laga lawan PSPS. Saya juga berharap agar pemain belakang tidak lengah dan bermain taktis  dan disiplin bertahan,” tutupnya.


Sementara gelandang CU Abdul Aziz meminta rekan-rekannya bangkit di laga melawan PSPS Riau. Ia berharap melupakan kekalahan atas Aceh United dan konsentrasi penuh untuk menyegel 3 poin dari PSPS.”Kami akan kerja keras demi 3 poin di kandang,” ujarnya.


Berita dari kubu lawan, Pelatih PSPS Hendri Susilo bersama pemain PSPS Pekanbaru Tri Rahmayadi menuturkan, timnya siap bertanding melawan CU. Kedatangan timnya ke Cilegon terlambat lantaran ia mengira insiden meninggalnya suporter Persija berimbas pada Liga 2.

Ternyata berdasarkan surat edaran dari PSSI pusat kompetisi Liga 2 tetap bergulir dan hanya Liga 1 yang diberhentikan untuk sementara waktu. “Kami siap menghadapi tuan rumah. Kami akan memanfaatkan waktu istirahat untuk memulihkan kondisi. Kami tidak mau meremehkan CU yang dikenal garang bermain di kandang,” kata Hendri. (wisnu)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook