Hoax Ancaman Demokrasi

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 28 September 2018 - 12:56:01 WIB   |  dibaca: 243 kali
Hoax Ancaman Demokrasi

DIALOG : Narasumber dan peserta foto bersama usai dialog publik dan deklrasi kampanye positif yang diselenggarakan SAF, Kamis (27/9).

SERANG- Isu hoax (berita bohong) yang terjadi ketika perhelatan pemilihan umum (pemilu) bisa mengancam dan merusak tatanan demokrasi. Hal tersebut terungkap saat dialog publik dan deklarasi kampanye positif yang diselenggarakan Suwaib Amiruddin Foundation (SAF), di Kampus Untirta, Kota Serang, Kamis (27/9).


Ketua Bawasalu Provinsi Banten Didih M Sudi mengatakan, pemilu adalah jalan yang mengarahkan kepada kebaikan. Bawaslu Banten selalu berusaha menyosialisasikan terus pemilu damai bebas hoax, baik di tataran daerah perkotaan, kabupaten maupun pelosok.Tujuanya agar pemilih bisa menentukan pilihan yang baik dan pesta demokrasi berjalan kondusif.


“Isu-isu hoax yang sekarang ini banyak beredar. Masyarakat harus tetap jeli dengan berita yang ada, jangan sampai mudah terprovokasi oleh oknum yang mencoba merusak demokrasi. Karena, komitmen kita adalah menciptakan pemilu kondusif,” katanya, Kamis (27/9).


Didih meyakini bahwa hampir semua masyarakat saat ini memiliki gadget. Untuk itu ketika menerima informasi yang baru, jangan langsung percaya. Masyarakat harus menyaring terlebih dahulu informasi (berita) tersebut. “Semoga di Banten pemilu dapat berjalan dengan baik dan beradab,” tuturnya.


Ketua KPU Banten Wahyul Furqon mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah mengidentifikasi masalah penyebaran berita hoax. Furwon mengaku sulit untuk mengklaim dari pihak mana yang selalu membuat berita hoax. Maka, hoax itu harus kita perangi bersama-sama.


"Saat ini generasi muda adalah yang terbanyak menggunakan sosmed, namun mereka dapat menyikapi isu hoax yang tersebar di medsos. Yang membuat kami khawatir adalah anak dibawah umur (belum dewasa), takut mereka termakan oleh isu hoax,” ujarnya. (basyar)


 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook