Perusahaan Beton Tak Bisa Ditutup

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 28 September 2018 - 13:01:01 WIB   |  dibaca: 335 kali
Perusahaan Beton Tak Bisa Ditutup

TAK BERIZIN : Suasana kunjungan petugas DPMPTSP Kota Serang ke perusahaan beton, PT Bangun Beton di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (27/9).

SERANG- Perusahaan beton di Kota Serang tidak dapat ditutup meski belum mengantongi izin. Hal itu karena ada peraturan walikota (perwal) insentif dan disintensif. Dengan adanya perwal itu memungkinkan perusahaan beton mengurus izin dengan jangka waktu lima tahun, sejak perwal dibuat tahun 2017.

Kepala Bidang Perizinan dan Non Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang Suharman Rahmat mengungkapkan bahwa ada waktu selama lima tahun bagi perusahaan beton untuk mengurus izin setelah keluarnya perwal insentif dan disintensif yang ditandatangani oleh Walikota Serang Tubagus Haerul Jaman, saat itu.
“Izinnya sudah diproses,” kata Suharman di sela kunjungannya ke PT Bangun Beton, salah satu perusahaan beton yang ada di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (27/9).

Suharman mengatakan bahwa perwal insentif dan disintensif sebenarnya adalah sanksi yang diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang pada pelaku usaha. Ada kompensasi yang harus diberikan oleh perusahaan untuk lingkungan sekitar. Ia menyebut kesalahan perusahaan beton hanya karena lokasi mereka berada di kecamatan yang tidak diperuntukkan sebagai daerah industri.“Kecamatan untuk industri kan hanya Walantaka dan Kasemen,” katanya.

Karena perusahaan beton terlanjur berdiri, sementara mengusir mereka juga tidak mungkin. Maka Walikota Serang mengeluarkan perwal insentif dan disintensif yang merupakan diskresi walikota. Kompensasi yang diberikan perusahaan bagi lingkungan disesuaikan dengan keinginan warga dan kemampuan perusahaan.


“Maka saya sarankan agar bertanya pada kecamatan atau kelurahan karena mereka yang lebih tahu kebutuhan warga,” ujarnya seraya menambahkan, pembangunan oleh perusahaan tidak dilakukan pada lokasi yang akan dibangun oleh Pemkot Serang dan sudah teranggarkan di APBD.

Human Resources Development and Legal PT Bangun Beton Diana Savitri didampingi Seras dari Bagian Produksi PT Bangun Beton mengungkapkan bahwa perusahaan ini berdiri sejak tahun 2014. Semula nama perusahaan adalah Karya Dwi Nusa Maju Sentosa. Setelah dimarget tahun 2015, nama perusahaan berubah menjadi Bangun Beton.


Ia mengungkapkan bahwa sejak pertama berdiri, perusahaan sudah mencoba mengurus perizinan. Hanya saja terbentur rencana tata ruang wilayah. Meski demikian, ia mendapat arahan dari DPMPTSP Kota Serang agar menunggu sampai ada perwal disinsentif."Penantian keluarnya perwal cukup lama, sampai setahun.


Setelah perwal keluar baru kita bisa urus segala izin. Selama mengurus izin kami diperbolehkan tetap produksi,” katanya.Diana menyatakan bahwa perusahaan sudah memasukkan berkas perizinan sesuai dengan yang diminta dinas perizinan. Rapat-rapat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait seperti bappeda, dinas perizinan, bahkan lurah dan camat juga sudah pernah dilakukan.“Tapi kami tetap bayar pajak PBB dan pajak air bawah tanah,” tuturnya.

Terkait pelaksanaan kompensasi untuk warga sesuai dengan perwal insentif dan disinsentif, ia mengatakan bahwa pembangunan akan mendahlukan kampung yang dekat dengan perusahaan, karena mereka yang terdampak. Karena disinsentif baru keluar minggu lalu, maka ia memperkirakan pembangunan baru bisa dilakukan pekan depan.


Sesuai dengan aspirasi warga, maka insentif yang akan diberikan adalah pembangunan 10 MCK di Kampung Cinagar, dan 10 MCK lain di Kampung Pulau Jajar. Sementara pembangunan jalan lingkungan sepanjang 300 meter akan dilakukan di Kampung Kubang atau Jalan Jagarayu.“Kemarin sudah disepakati oleh warga pembangunan MCK 20 unit dan jalan lingkungan,” ujarnya.

Diana mengatakan bahwa bila perusahaan diminta pindah ke kecamatan lain, maka perusahaan akan ikut aturan tersebut. Hanya saja perpindahan itu tidak bisa dilakukan secara terburu-buru dan membutuhkan waktu untuk mempersiapkannya. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook