Peras Kepsek, 2 Oknum Wartawan Diciduk

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Senin, 01 Oktober 2018 - 10:59:34 WIB   |  dibaca: 452 kali
Peras Kepsek, 2 Oknum Wartawan Diciduk

CILEGON - Dua oknum yang mengaku-ngaku sebagai wartawan berhasil diciduk oleh Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon, Kamis (27/9). Pria berinisial SLM dan JL merupakan dua oknum yang mengaku sebagai wartawan, saat ini diamankan polisi lantaran sering melakukan pemerasan kepada Kepala Sekolah (Kepsek).

Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Dadi Perdana Putra mengatakan, penangkapan SLM dan JL dilakukan setelah adanya laporan dari salah satu kepsek di Cilegon. Kepsek salah satu sekolah di Cilegon melaporkan kepada Satreskrim Polres Cilegon setelah diperas oleh dua oknum wartawan. "SLM dan JL mengaku sebagai wartawan salah satu surat kabar, kami tangkap beberapa saat setelah salah satu kepsek yang tidak mau disebutkan namanya ini, melapor ke kami," kata Dadi kepada Banten Raya, Minggu (30/9).


Menurut Dadi, dua pria yang mengaku wartawan tersebut berasal dari Sukabumi, Jawa Barat. Keduanya sengaja datang ke Cilegon untuk mendatangi sekolah dan kantor pemerintahan yang memunyai kegiatan berasal dari dana pemerintah. "Modusnya menanyakan BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan Dana Desa serta penggunannya," tutur Dadi.

Dijelaskan Dadi, dalam melancarkan aksinya, kedua oknum wartawan tersebut berusaha mencari-cari kesalahan dalam program kegiatan di sekolah maupun di kantor desa. Jika ada permasalahan dalam kegiatan yang bersumber dari dana pemerintah, dua oknum wartawan tersebut tak segan untuk meminta uang kepada kepsek atau kades. "Kalau tidak diberi uang, mengancam akan memberitakannya di media," jelasnya.


Dadi menegaskan, dari aksi dua oknum wartawan tersebut, sudah ada satu Kepsek di Kota Cilegon yang memberikan uang tunai sebesar Rp 2,5 juta. Awalnya, dua pelaku tersebut meminta uang Rp 4 juta, namun Kepsek hanya memberikan Rp 2,5 juta. "Saat ini yang laporan ke kami baru satu sekolah. Tapi, kemungkinan ada sekolah lain yang sudah kena, kami masih tunggu laporan dari kepsek atau kades kalau ada yang merasa diperas oleh dua oknum wartawan ini," tegasnya.


Diterangkan Dadi, saat ini dua oknum wartawan tersebut diamankan di ruang tahanan Polres Cilegon. Pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. "Pelaku juga melakukan aksinya bukan hanya di Cilegon, tapi di beberapa kota lain," terangnya.


Kepala Unit (Kanit) II Satreskrim Polres Cilegon Iptu Choirul Anam mengatakan, dua pelaku yang berinisial SLM dan JL akan dikenakan pasal 368 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Kedua pria yang berusia sekitar 30 tahun tersebut dapat dijerat dengan hukuman maksimal sembilan tahun penjara. "Kami masih mendalami adanya korban lainnya yang sudah memberikan uang ke dua oknum wartawan ini," katanya. (gillang)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook