Keneke Wadah UKM Masyarakat Cilegon

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Senin, 01 Oktober 2018 - 11:28:13 WIB   |  dibaca: 50 kali
Keneke Wadah UKM Masyarakat Cilegon

RAMAI : Sejumlah wisatawan membeli berbagai oleh-oleh yang disediakan Gerai Keneke di Kedaleman, Kecamatan CIbeber, Kota Cilegon, Minggu (30/9).

CILEGON – Gerai Keneke pusat oleh-oleh khas Kota Cilegon yang terletak di Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, menawarkan produk-produk yang berasal dari Usaha Kecil Menengah (UKM) masyarakat Kota Cilegon. Produk Keneke ini dibagi menjadi tiga katagori yakni produk kuliner, garmen, dan kerajinan tangan.


Manager Pemasaran Keneke Mila Astuti mengatakan, Gerai Keneke merupakan jawaban atas berbagai keluhan dari masyarakat Cilegon yang menginginkan wadah atau media penyaluran dari berbagai produk yang sudah banyak dihasilkan warganya.

“Jadi warga Cilegon tidak perlu khawatir dan bingung lagi dengan masalah pendistribusian maupun tidak adanya tempat untuk menjual produknya, karena di Keneke kita siap membantu UKM untuk lebih maju dan dapat bersaing dengan produk-produk lainnya. Saat ini sudah ada sekitar 200 UKM yang produknya berhasil terjual di Gerai Keneke,” kata Manager Pemasaran Keneke Mila Astuti kepada Banten Raya, Minggu (30/9).


Ia menuturkan, Gerai Keneke menjamin untuk produk yang dijualnya halal dan aman untuk dimakan maupun digunakan.“Dari segi kualitas kita juga sudah dijamin karena sebelumnya dari pihak Keneke juga langsung mengecek produk-produk UKM yang sudah bekerjasama dengan kita dan melakukan survei ke lapangan. Untuk produk makanan karyawan Keneke juga selalu mengecek ada tanggal kadaluarsanya atau tidak. Kalaupun tidak dari pihak Keneke langsung menginformasikan ke UKM terkait agar selalu memberikan tanggal kadaluarsanya,” kata Mela.


Mela menambahkan, selain menjamin kualitas produk yang dijual, Gerai Keneke juga menawarkan harga terjangkau untuk wisatawan yang datang ke Kota Cilegon.“Untuk kuliner Keneke memiliki produk diantaranya gipang, kripik pisang, teng-teng kacang, bolu kuwuk, sate bandeng, dan masih banyak kuliner lainnya. Harga makanan tersebut mulai dibanderol dengan harga Rp17 ribu. Produk garmen diantaranya batik, seprai, dan lainnya dibanderol dengan harga mulai Rp45 ribu. Sedangkan untuk produk kerajinan tangan seperti kalung, dompet anyaman, dan tas, harganya mulai kisaran Rp65 ribu,” katanya.


Masih kata Mela, untuk memudahkan wisatawan membeli produk oleh-oleh khas Kota Cilegon tanpa langsung datang ke gerai, saat ini Gerai Keneke menerima pesanan melalui online.
“Pelayanan tersebut dihadirkan karena mengikuti perkembangan teknologi juga dan memang lebih efisien serta memudahkan konnsumen. Untuk pemesanan online, Gerai Keneke sudah memiliki website sendiri yang bisa digunakan untuk melakukan pemesanan ataupun dapat dipesan melalui aplikasi WhatsUp,” tandasnya. (mg-ika)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook