TKSK Pertanyakan Bantuan Rutilahu

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Kamis, 04 Oktober 2018 - 15:45:09 WIB   |  dibaca: 365 kali
TKSK Pertanyakan Bantuan Rutilahu

SERANG -  Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di Kabupaten Serang mempertanyakan bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) sebanyak 367 unit dengan nilai bantuan Rp6,2 miliar yang ada di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang. Pasalnya, anggaran tersebut sampai saat ini belum terserap, padahal masyarakat antusias menunggu bantuan tersebut.


Koordinator TKSK Kabupaten Serang Arif Candra Suwanda mengatakan, bantuan rutilahu tersebut telah diusulkan pada 2017 melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang yang tersebar di 20 kecamatan. “Jadi bantuan itu akan berbentuk bantuan barang, cuma kita minta cash transfer, karena kalau bantuan barang tidak ada untuk ongkos tukang,” kata Arif, usai beraudiensi dengan Komisi II DPRD Kabupaten Serang, Rabu (3/10).


Ia menjelaskan, audiensi dengan Komisi II DPRD Kabupaten Serang yang turut dihadiri Kepala Dinsos Kabupaten Serang Ahmad Saefudin tersebut bertujuan untuk mengetahui alasan tidak terserapnya anggaran tersebut. “Kita tidak tahu apa alasannya kenapa ini tidak terserap?, tapi keinginan dari kita ya harus dilaksanakan. Karena kan dari kemensos saja ada rutilahu, terus kenapa pemda tidak bisa melaksanakan,” ujarnya.


Kepala Dinsos Kabupaten Serang Ahmad Saepudin menjelaskan, tidak terserapnya bantuan rutilahu tersebut lantaran petunjuk teknis dari pusat saat itu belum keluar sementara waktunya sangat mepet. “Awalnya kita menunggu juknis dari pusat, dari Permensos Nomor 20 Tahun 2018 yang diterbitkan bulan Oktober 2017 tapi itu belum. Karena meragukan maka saya sampaikan ke Bappeda agar tarik saja dulu anggarannya,” kata Saepudin.


Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang Heri Azhari berharap, rutilahu yang sudah didata oleh TKSK dapat diakomodir melalaui program rutilahu yang ada di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB). “Ini berkaitan dengan masyarakat tidak mampu. Mereka (warga pemilik rutilahu-red) sudah diverifikasi, saya meyakini mereka sangat berharap. Saya minta direalisasikan baik di 2018 maupun di 2019,” ujarnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook