Bawaslu Panggil Wahyu Papat

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 05 Oktober 2018 - 11:06:40 WIB   |  dibaca: 845 kali
Bawaslu Panggil Wahyu Papat

MELANGGAR ATURAN : Billboard Wahyu Papat terpasang di Jalan Simpang Tiga, Kelurahan Ramunuju, Kecamatan Purwakarta, Kamis (4/10). Billboard tersebut terpasang kembali setelah ditertibkan oleh Bawaslu Kota Cilegon.

CILEGON – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon melakukan pemanggilan terhadap Calon Anggota Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Wahyu Papat Juni Romadonia.

Hal itu dilakukan karena Wahyu Papat diduga melakukan pelanggaran kampanye dengan memasang kembali Alat Peraga Kampanye (APK) berupa Billboard di Jalur Protokol Kota Cilegon yang sebelumnya telah ditertibkan.


Ketua Bawaslu Kota Cilegon Siswandi mengatakan, pada Jumat (28/9) lalu, Bawaslu telah menurunkan semua billboard di jalur protokol sebanyak 9 buah. Dimana, didalamnya juga terdapat billboar milik Wahyu Papat. Namun, pada Sabtu (29/9), Wahyu Papat kembali memasang 2 billboar masing-masing di Jalan Simpang Tiga Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta dan Jalan Protokol Kota Cilegon, tepatnya depan Kantor Bank Banten Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Jombang.

Atas pemasangan APK tersebut, Wahyu Papat dianggap melakukan pelanggaran terhadap pemasangan APK yang dilarang di sepanjang jalur protokol. "Semua di protokol sudah diturunin ada 9 titik billboard pada hari Jumat kemarin termasuk punya wahyu papat, hal ini membuat bawaslu melakukan pemanggilan," katanya kepada Banten Raya, Kamis (4/10).


Siswandi menjelaskan, surat pemanggilan terhadap Wahyu Papat sudah dilayangkan oleh Bawaslu Kota Cilegon pada Selasa (2/10) lalu dan pemanggilan sendiri dijadwalkan pada Jumat (5/10). Pemanggilan tersebut adalah untuk mengkonfirmasi terkait pemasangan billboard yang dilakukan.

Saat ini, hanya Wahyu Papat yang dilakukan pemanggilan karena telah memasang kembali APK, setelah Bawaslu melakukan penertiban. "Pada pukul 09.00 WIB besok (Hari ini-red) jadwal pemanggilannya. Kami harap yang bersangkutan bisa datang untuk memberikan konfirmasi terkait dengan pemasangan APK yang dilarang di jalur protokol ini," jelasnya.


Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh Banten Raya, Wahyu Papat beralasan sedang sibuk melakukan pertemuan, sehingga tidak bisa memberikan keterangan terkait dengan adanya pemanggilan Bawaslu Kota Cilegon tersebut. "Nanti saya sampaikan kepada Ibu, sekarang ibu sedang sibuk karena ada pertemuan. Ditambah sinyal juga sedang tidak bagus disini," kata staf Wahyu Papat yang tidak ingin disebutkan namanya.


Ketua Pemenangan Pemilu PKB Kota Cilegon Sarif Ridwan mengatakan, pihaknya tidak mengetahui secara persis apakah Wahyu Papat sudah izin dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Cilegon atau tidak terkait pemasangan billboard di Kota Cilegon.

Namun, Ia berharap tetap ada keadilan dan meminta seluruh Parpol dan Caleg yang telah memasang billboar juga dipanggil oleh Bawaslu Kota Cilegon. Sebab, Parpol dan Caleg lainnya juga sudah melakukan pelanggaran. "Kami minta jangan hanya caleg DPRRI kami saja yang dipanggil. Namun, semua Parpol dan caleg yang sudah pasang harus dipanggil agar Bawaslu adil. Kami juga tidak mengetahui itu (Izin-red) mungkin langsung kepada DPC (PKB Kota Cilegon-red)," katanya. (uri) 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook