Camat Diminta Gali Potensi Perizinan

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 05 Oktober 2018 - 11:36:18 WIB   |  dibaca: 401 kali
Camat Diminta Gali Potensi Perizinan

LEBIH BERPERAN : Bupati Irna Narulita memimpin rapat koordinasi satgas perizinan bersama camat di kantor DPMPPTSP Pandeglang, Kamis (4/10).

PANDEGLANG - Bupati Pandeglang, Irna Narulita meminta semua camat untuk berperan aktif mendata potensi perizinan di lingkungannya masing-masing. Hal itu harus dilakukan guna meningkatkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari bidang investasi.


"Camat harus proaktif mengidentifikasi potensi perizinan. Mungkin ada investasi yang izinnya harus diperbaharui, ada bangunan yang belum berizin, tapi iizinnya masih berproses. Camat harus menanyakan kapan bisa selesai, bagaimana PAD kita bisa lebih meningkat," tegas Irna, ditemui usai rapat koordinasi satuan tugas perizinan di kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Pandeglang, Kamis (4/10).


Irna meminta para camat untuk mempermudah dalam memberikan izin kepada investor yang akan menanamkan modalnya di Pandeglang. Sebab, investasi sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan daerah. "Camat harus mengawal semua investor. Untuk perizinannya terbitkan dalam waktu singkat, karena para investor harus dipermudah. Bagaimana kita bisa menciptakan ramah terhadap investasi. Kalau sudah ada investasi, efeknya akan dirasakan untuk kesejahteraan masyarakat," harapnya.


Menurutnya, peran camat harus bisa membantu DPMPPTSP Pandeglang dalam mengawal iklim investasi. Sebaliknya, dinas terkait pun harus memberikan pemahaman kepada camat terkait perizinan online melalui sistem Online Single Submission (OSS) yang sudah diterapkan. "Camat sudah meminta bimbingan bagaimana perizinan OSS. Jadi camat harus diberikan edukasi, pelatihan dan penyuluhan supaya mereka bisa bergerak membantu DPMPPTSP," ujarnya.


Kepala DPMPPTSP Pandeglang, Ida Novaida menyatakan, rapat koordinasi bersama camat untuk membahas potensi perizinan di semua kecamatan sebagai upaya menggali sumber PAD. Dimana sebelumnya, potensi perizinan itu sudah dilakukan pendataan ulang DPMPPTSP. "Rapat ini untuk memberikan hasil dari evaluasi monitoring potensi perizinan yang diberikan camat pada dua bulan lalu. Setelah kita turun ke lapangan, sasaran akhirnya adalah kita bisa mengetahui potensi dan sumber PAD untuk kita optimalkan," tuturnya.


Menurutnya, pendataan ulang perizinan di semua kecamatan belum bisa diketahui karena proses evaluasi perizinan masih terus berlanjut. Meski demikian, Ida mengaku akan berupaya memberikan pemahaman kepada camat maupun pengusaha untuk mengetahui sistem OSS. "Belum bisa kita sampai target berapa potensi perizinan yang bisa dioptimalkan. Dari 35 kecamatan baru beberapa saja yang kita data. Tapi yang paling banyak adalah beberapa perusahaan skala kecil dan menengah. Kita juga selalu berusaha bagaimana semua pihak mengetahui OSS," katanya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook