Puluhan Eks Randis Jadi Rongsokan

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 05 Oktober 2018 - 11:38:05 WIB   |  dibaca: 178 kali
Puluhan Eks Randis Jadi Rongsokan

RONGSOKAN : Beberapa unit eks randis disimpan di halaman Kantor BPKD Pandeglang, kemarin.

PANDEGLANG - Puluhan unit eks kendaraan dinas (randis) milik Pemkab Pandeglang menjadi rongsokan. Randis berbagai jenis itu ditempatkan di sejumlah lokasi, antara lain di lahan parkir Kantor BPKD (Badan Pengelolaan Keuangan Daerah), eks Kantor KPU, dan di wilayah Karangtanjung.


Sebelumnya, mobil-mobil bekas ini telah dilelangkan, namun tidak ada yang berminat.Berdasarkan pantauan Banten Raya, eks mobil para pegawai ini yang ada di halaman Kantor BPKD jumlahnya mencapai 20 unit terdiri dari minibus, pikap, dan sedan.


Di beberapa kaca mobil bekas ini tertulis mobil dilelang. Dilihat dari fisiknya, eks randis ini sudah tidak utuh lagi dan tak laik jalan, karena beberapa bagian telah rusak atau hilang. Sementara di eks kantor KPU, eks randis ini tampak dibiarkan tak terawat dan fisiknya hampir tidak terlihat oleh semak belukar. Beberapa komponen vital randis, seperti stir, dashboard, blok mesin, dan baud-baud banyak yang hilang.


Keberadaan eks randis terutama di halaman Kantor BPKD dikeluhkan pegawai dan pengunjung kantor. Selain memakan lahan parkir, eks randis dinilai membuat suasana kumuh. “Sejak lahan aprkir dipakai penyimpanan mobil bekas jadi susah parkir. Kantor juga terlihat kumuh,” kata seorang pegawai BPKD yang enggan disebutkan namanya.


Sementara itu, salah seorang pengunjung kantor BPKD, Imanudin, mengatakan, seharusnya eks randis ditempatkan di tempat yang khusus dan terlindungi. “Setiap berkunjung ke sini (BPKD) pemandangannya mobil bekas. Seharusnya Pemkab punya garasi khusus yang bisa mengamankan eks randis karena bagaimanapun ini aset negara. Kalau bisa segera dilelangkan,” katanya. (muhaemin)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook