Dua Pembunuh Nenek Nela Ditangkap, 1 Ditembak

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Jumat, 05 Oktober 2018 - 15:18:10 WIB   |  dibaca: 538 kali
Dua Pembunuh Nenek Nela Ditangkap, 1 Ditembak

PANDEGLANG - Teka-teki pelaku pembunuhan Nela (70), warga Kampung Kiara Jangkung, Desa Kiara Jangkung, Kecamatan Cibitung pada Sabtu (26/6) pagi, akhirnya terungkap. Pelaku berinisial NJ (24) dan AS (18), tetangga korban. Keduanya ditangkap Satreskrim Polres Pandeglang di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Rabu (3/10) lalu.


Polisi menembak bagian betis kaki kiri NJ karena melawan petugas saat ditangkap. Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono menceritakan, motif pembunuhan yang dilakukan kedua pelaku yang tega membunuh seorang lansia tersebut, karena tergiur dengan harta benda milik korban.

"Kalau motifnya sendiri, motif uang saja atau ekonomi. Mereka hanya ingin memiliki uang korban senilai Rp 4 juta. Pelaku ini hanya ingin menguasai uang yang dimiliki korban," tegas kapolres, saat gelar ekspos di halaman Mapolres Pandeglang, Rabu (4/10).


Menurut kapolres, kedua pelaku mengaku disuruh mencuri di rumah korban oleh temannya berinisial AC, yang saat ini sudah ditetapkan menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang). "Ada perintah dari temannya yang sekarang DPO. Mereka kenal sama korban karena bertetangga, walau beda kampung," katanya.


Saat kedua pelaku masuk ke rumah korban sekitar pukul 08.00 pagi, lanjut kapolres, korban yang tinggal seorang diri mengetahui tindakan pelaku dan berusaha melakukan perlawanan. Namun, naas pelaku malah menghabiskan nyawa korban dengan cara disekap. "Ketika pelaku mau mengambil uangnya, nenek ini berontak, kemudian mulutnya dibekap hingga akhirnya meninggal. Uangnya diambil, mereka pun kabur," terangnya.


Kapolres menjelaskan, paska melakukan pencurian dengan kekerasan itu, kedua pelaku kabur ke berbagai daerah. Setelah lima bulan kabur, anggota polisi akhirnya menangkap kedua pelaku. "Dari awal kita sudah mengetahui identitas pelaku. Kita lakukan pencarian sampai ke Bogor dan Bandung, sebelum akhirnya, Rabu (3/10) malam mereka berhasil kita tangkap di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak," jelasnya.


Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku kini harus mendekam di balik jeruji. Mereka dikenakan Pasal 339 jo Pasal 365 Ayat 3 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan, dan Kekerasan, yang mengakibatkan korban meninggal dunia. "Ancaman hukumannya pidana kurungan penjara paling lama 15 tahun," tegasnya.


Kepada wartawan, NJ mengaku dirinya tidak sengaja membunuh korban. NJ mengaku menyumpal mulut korban agar tidak berteriak. "Cuma saya bekap saja pak mulutnya. Sebetulnya, saya gak niat mau membunuh, cuma ingin ngambil uang dia. Kejadiannya gak saya sengaja," kilahnya.


Menurut dia, pencurian itu terpaksa dilakukannya karena terdesak kebutuhan ekonomi. Uang dari hasil pencurian itu dibagi dua dengan AC, yang kini masih buron. "Awalnya saya disuruh. Saya dijanjikan kalau bisa dapat uang itu akan dibagi dua. Kebetulan waktu itu sedang butuh uang, akhirnya saya lakukan saja," imbuhnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook