Alfamidi Cigadung Langgar Jam Kerja

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Selasa, 09 Oktober 2018 - 14:23:57 WIB   |  dibaca: 168 kali
Alfamidi Cigadung Langgar Jam Kerja

DITEGUR: Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban memberi arahan pegawai Alfamidi Cigadung untuk menaati perda jam kerja, Senin (8/10).

KARANGTANJUNG- Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban melakukan inspeksi mendadak (sidak) waralaba Alfamidi di Jalan Raya Serang-Pandeglang tepatnya di Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karangtanjung, Senin (8/10).

Sidak dilakukan menindaklanjuti aduan masyarakat yang mengungkap bahwa waralaba Cigadung melanggar peraturan daerah (perda) nomor 12 tahun 2010 tentang jam kerja. Sebab, waralaba tersebut sering membuka usahanya sampai pukul 12.00.


"Dari laporan masyarakat di sini banyak pelanggaran, sering membuka usahanya hingga malam. Dalam aturan sudah jelas semua waralaba harus membuka usahanya sampai pukul 21.00," kata Tanto di sela-sela sidak.


Tanto mengingatkan semua pelaku usaha waralaba untuk mentaati perda jam kerja. Jika pun para pelaku usaha tidak setuju dengan aturan tersebut bisa mengajukan permohonan untuk diubah. "Mau tidak mau, suka tidak suka harus mengikuti aturan. Kalau memang keberatan hal ini, asosiasi pelaku usaha segera lapor ke kami untuk mengajukan agar pemerintah daerah melakukan revisi perda buka tutup waralaba, sehingga perda yang menjadi acuan bisa diubah. Apakah nanti pelaku usaha ingin membuka usahanya 24 jam silahkan, tapi harus sesuai usulan," imbuhnya.


Tanto menjelaskan, pemkab sangat terbuka untuk semua pelaku usaha yang akan berinvestasi di Pandeglang. Sebab, investasi sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan daerah. "Investasi sangat penting bagi Pandeglang. Kami membuka seluas-luasnya kepada investor. Tapi, apa pun itu usahanya yang belum berizin untuk mengurus, dan izinnya sudah habis segera perpanjang. Jadi kami tidak akan menyegel dan menutup, tapi kami memberikan waktu kepada pelaku usaha untuk segera mengurus izinnya," jelasnya.


Tanto belum mendapatkan informasi apakah Alfamidi Cigadung berizin atau tidak. Karena pelaku usaha tidak bisa menunjukkan dokumen perizinannya. Tanto meminta Satpol PP Pandeglang untuk menanyakan perizinan waralaba tersebut secara berkelanjutan. "Tadi belum bisa menunjukkan izinnya, tapi akan ditindaklanjuti Satpol PP. Kita berharap semua waralaba berizin, kalau pun habis izinnya bisa diperpanjang," harapnya.


Asisten Kepala Toko Alfamidi Cigadung Asep mengakui waralaba yang dipimpinnya sering membuka usaha hingga larut malam. Namun dia berjanji akan mengikuti aturan Pemkab Pandeglang. "Memang dulu sempat buka sampai jam 12.00 malam, tapi sekarang sudah enggak, paling jam 22.00. Tapi nanti akan kita perbaiki karena belum dapat laporan dari perusahaan. Kalau ada begini akan kita sampaikan ke atasan (pimpinan) untuk mengikuti aturan yang ada," janjinya.


Kasi Pengawasan dan Pengendalian Satpol PP Pandeglang Tata Nugraha mengklaim sudah sering memberi imbauan semua waralaba untuk menaati perda jam kerja yang dikeluarkan pemkab. Namun imbauan itu tidak ditindaklanjuti sepenuhnya oleh para pelaku usaha. "Sudah kami berikan surat edaran yang kita pasang di semua waralaba. Tapi tetap saja masih ada yang melanggar," tuturnya.


Menurutnya, hampir semua waralaba melanggar perda jam kerja. Tata berjanji akan terus menegur waralaba yang melanggar. Dia berharap semua waralaba dapat mematuhi aturan yang dikeluarkan pemerintah karena sudah menggangu kenyamanan masyarakat. "Hampir semua waralaba memang melanggar. Nanti kita pasang lagi imbauannya," janjinya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook